JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Innalillahi, Usai Salat Idul Fitri, Petani di Ngrampal Sragen Ditemukan Tewas Kesetrum Jebakan Tikus di Sawahnya. Ada Temuan Luka Bakar

Jenazah petani asal Ngampunan, Kebonromo, Ngrampal, korban jebakan tikus saat disemayamkan di rumah duka, Kamis (13/5/2021). Foto/Wardoyo
PPDB
PPDB
PPDB

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Momentum hari raya Idul Fitri di Dukuh Ngampunan, Desa Kebonromo, Kecamatan Ngrampal Sragen berubah menjadi duka.

Seorang petani kembali menjadi korban akibat kesetrum jebakan tikus siang ini.
Tepat di hari Lebaran Idul Fitri, Kamis (13/5/2021), petani paruh baya asal Dukuh Ngampunan RT 22, Desa Kebonromo, Ngrampal, Sragen, bernama Iwan Supardi (61) ditemukan meregang nyawa akibat kesetrum jebakan tikus.

Petani malang itu ditemukan tergeletak di sawahnya dengan indikasi tersengat listrik jebakan tikus yang dipasang mengelilingi sawahnya.

Data yang dihimpun di lapangan, korban diketahui pertama kali sekitar pukul 11.30 WIB. Jenazahnya ditemukan oleh sang istri yang curiga sejak pagi, korban tak pulang-pulang.

“Pamitnya mau nengok sawah setelah pulang salat Idul Fitri. Sampai siang nggak pulang-pulang, laku dicari ke sawah. Sudah meninggal di sawah kena setrum jebakan tikus,” ujar Nur, salah satu warga kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Kamis (13/4/2021).

Bersamaan dengan itu, istri korban berteriak minta tolong. Tak lama berselang, warga berhamburan datang memberikan pertolongan.

Tak lama kemudian, warga mengevakuasi jenazah korban dan dibawa ke rumah duka. Dari kondisinya, ditemukan luka bakar di bagian tubuhnya akibat sengatan listrik dari perangkat kawat untuk jebakan tikus.

Wakil Ketua PMI Sragen, Soewarno membenarkan kejadian itu. Seusai menerima laporan, tim langsung diterjunkan menuju lokasi untuk melakukan assesment dan backup medis.

“Setiba di lokasi, jenazah sudah dievakuasi warga ke rumah duka karena jarak lokasi kejadian dengan rumah duka cukup dekat. Waktu ditemukan, korban sudah meninggal dunia dengan indikasi memang tersengat listrik perangkap tikus di sawahnya,” terangnya.

Kapolsek Ngrampal, AKP Hasto Broto membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya saat ini tim masih melakukan penyelidikan dan pendataan serta olah TKP di lapangan. Wardoyo