JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Jokowi dan Ma’ruf Juga Akan Terima THR Lebaran dan Gaji ke-13, Berikut ini Besaran THR yang Akan Diterima Keduanya

Tempo.co

 

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin akan ikut kebagian menerima Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 pada lebaran 2021 ini. Jokowi setidaknya bisa menerima THR Rp 62,74 juta dan Ma’ruf Amin Rp 42,16 juta. Hal itu sesuai dengan hitung-hitungan di bawah ini.

Penerimaan YHT dan gaji ke-13 untuk hari raya idul fitri ini menyusul keluarnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 42/PMK.05/2021 yang mengatur tentang THR dan gaji ke-13 untuk aparatur negara.

Komponen THR dan gaji ke-13 yaitu gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan dalam bentuk uang, serta tunjangan jabatan atau tunjangan umum, sesuai jabatannya dan/atau pangkatnya.

Kebijakan ini pun berbeda dengan tahun 2020, di mana saat itu Jokowi dan Ma’ruf serta pejabat negara lainnya tidak mendapatkan jatah THR dan Gaji ke-13. Lantas berapa THR dan gaji ke-13 yang kemungkinan diterima Jokowi?

Baca Juga :  Suplai Vaksin Covid-19 Kembali Normal, Menkes Genjot Lagi Vaksinasi Satu Juta Dosis Per Juni

Ketentuan soal gaji presiden tertuang dalam UU Nomor 7 Tahun 1978 tentang Hak Keuangan/Administrasi Presiden dan Wakil Presiden. Pasal 2 menyebutkan gaji pokok presiden adalah 6 kali (dari gaji pokok tertinggi pejabat negara selain presiden dan wakil presiden). Sementara, wakil presiden 4 kali.

Sementara, gaji pokok tertinggi pejabat negara tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 75 Tahun 2000 tentang Gaji Pokok Lembaga Tertinggi atau Tinggi Negara. Gaji pokok terbesar di terima oleh Ketua MPR, DPR, hingga Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Jumlahnya sebesar Rp 5,04 juta. Sehingga dengan nominal ini, gaji pokok Jokowi sebesar Rp 30,24 juta dan Ma’ruf Amin sebesar Rp 20,16 juta.

Baca Juga :  Busyro Muqoddas: Materi Tes Pegawai KPK Kacau dan Absurd

Selain gaji pokok, UU Nomor 7 Tahun 1987 juga menetapkan tunjangan bagi presiden dan wakil presiden. Ada dua komponen yaitu tunjangan jabatan dan tunjangan lain yang sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku bagi pegawai negeri.

Ketentuan lebih rinci tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 68 Tahun 2001 tentang Tunjangan Jabatan bagi Pejabat Negara Tertentu. Pasal 1 menyebutkan tunjangan jabatan untuk presiden sebesar Rp 32,5 juta dan wakil presiden Rp 22 juta.

Untuk itu, gaji pokok dan tunjangan jabatan ini hanyalah dua komponen THR dan gaji ke-13 yang bakal diterima presiden dan wwakil presiden. Ini belum termasuk tunjangan-tunjangan lainnya. Tapi dari kedua komponen ini, Jokowi setidaknya bisa menerima THR Rp 62,74 juta dan Ma’ruf Amin Rp 42,16 juta.(ASA)

www.tempo.co