JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Peringatan, Kades dan Perangkat Desa Bisa Diberhentikan Jika Melanggar Aturan dan Tak Dukung PPKM Level 4

Ilustrasi penutupan jalur di Sragen Kota selama PPKM Darurat. Foto/Wardoyo


KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemkab Karanganyar memberikan warning kepala desa dan perangkat desa terkait aturan PPKM Level 4 yang berlaku saat ini.

Mereka bisa terancam sanksi administratif apabila tidak mengindahkan apalagi melanggar atau tidak mendukung PPKM level 4.

Bahkan, Kades dan perangkat bisa terancam sanksinya lebih berat sampai pemberhentian jika ketahuan mengulanginya.

Ancaman sanksi itu tertuang di Inbup Karanganyar perihal PPKM Level 4 Nomor 180/25 tahun 2021. Pada aturan kelima tertulis Kepala Desa yang tidak melaksanakan ketentuan PPKM Level 4 akan diberi sanksi.

Advertisement
Baca Juga :  Breaking News, PPKM Kembali Diperpanjang Mulai Malam Ini, Bali Turun ke Level 3. Obyek Wisata Pantai Kuta Mulai Dibuka

Adapun hukumannya merujuk Pasal 30 UU No 6/2014 tentang desa dan Pasal 47 Perda No 19/2019 tentang Kepala Desa.

Disebutkan di dalamnya, berdasarkan Pasal 30 ayat (2), kades dapat dikenai sanksi berat yakni diberhentikan sementara dan dapat dilanjutkan dengan pemberhentian.

Plt Kepala Dispermasdes Karanganyar, Bambang Sutarmanto meyakini Inbup tersebut sudah dibaca seluruh kepala desa maupun perangkat pemerintah desa sudah memiliki salinan regulasi. Diharapkan, mereka memahami dan mematuhinya.

Baca Juga :  Hati-hati,  Polres Karanganyar Bakal Bersikap Tegas Terhadap Pelaku Balap Liar dan Knalpot Brong

“Esensi dari Inbup tentang PPKM level 4 adalah mencegah penularan Covid-19. Beberapa pemicunya tentang kerumunan. Sedangkan di masyarakat kita, banyak kegiatan mengumpulkan massa. Nah, sejak awal sudah disosialisasikan mengenai larangan hajatan dan penegasan protokol kesehatan. Saya kira dengan PPKM level 4 ini, makin sadar bahwa aturannya penting. Kesehatan adalah hukum tertinggi,” kata Bambang kepada wartawan di kantornya, Kamis (29/7).

Halaman:   1 2 Semua