JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Sebagai Garda Terdepan Penanganan Covid-19, Menko Airlangga: 1,47 Juta Nakes Akan Terima Vaksin Dosis Ketiga

Airlangga Hartarto / Istimewa


Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM Dengan pertimbangan sebagai garda terdepan penanganan Covid-19 di Indonesia, para tenaga kesehatan (Nakes) akan mendapatkan suntikan vaksin ketiga.

Hal itu ditegaskan oleh Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto.

Menurut Airlangga, hal itu memang sudah  menjadi arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Sesuai arahan Bapak Presiden bahwa vaksinasi ketiga, booster untuk tenaga kesehatan ini juga akan segera diatur oleh Pak Menteri Kesehatan,” tutur Airlangga, seperti dikutip dalam rilisnya ke Joglosemarnews.

Airlangga mengatakan, kondisi yang terjadi memang banyak Nakes yang terpapar Covid-19. Karena itu, Pemerintah menilai perlu diambil langkah untuk melindungi nakes di Indonesia.

Menurut rencananya, penyuntikan vaksin Covid-19 dosis ketiga untuk nakes mulai dilakukan pekan depan.

“Diharapkan booster ini bisa dilakukan untuk 1,47 juta tenaga kesehatan,” tegas Airlangga.

Di sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu mengaku pemerintah memperluas pemberlakuan PPKM Darurat untuk wilayah luar Jawa-Bali.

Baca Juga :  Perpanjangan PPKM Bikin Sejumlah Pengusaha di Berbagai Daerah Kibarkan Bendera Putih, Menyerah...

Pemerintah memutuskan 15 kabupaten/kota di luar Jawa-Bali akan diberlakukan PPKM Darurat. Kota-kota tersebut seperti Kota Tanjung Pinang, Singkawang, Padang Panjang, Balikpapan, Bandar Lampung, Pontianak, Sorong, Batam, Bontang, Bukittinggi, Padang, Mataram, dan Medan. Selain itu juga di dua kabupaten, yakni Manokwari dan Berau.

Airlangga menegaskan, pemerintah menyiapkan bantuan sosial untuk 15 wilayah di luar Jawa-Bali yang akan menerapkan PPKM Darurat.

Ditegaskan, pemerintah telah menyiapkan bantuan 10 kg beras untuk 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Program Keluarga Harapan (PKH) dan 10 juta KPM untuk program Bantuan Sosial Tunai (BST).

“Pemerintah menyiapkan 20 juta, dengan 10 kg. Ini sedang dalam proses di Bulog dan di Kemenkeu,” tegas Menko Perekonomian tersebut.

Tidak hanya itu, menurut Airlangga pemerintah juga menyalurkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) sebesar Rp 1,2 juta untuk 3 juta usaha mikro yang memberlakukan PPKM Darurat.

Baca Juga :  Permintaan Domestik Meningkat, Kinerja Emiten Membaik

Seluruh bantuan yang akan digelontorkan pemerintah saat pemberlakuan PPKM Darurat itu  sudah masuk dalam alokasi Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Suhamdani