JOGLOSEMARNEWS.COM Wisata Kuliner

Stok Daging Melimpah Saat Idul Adha, Simpan Dengan Cara Ini Biar Tahan Lama

Ilustrasi daging / pixabay


Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM Hari Raya Idul Adha selalu diperingati dengan penyembelihan hewan kurban. Setelah disembelih daging kurban biasanya akan dibagi-bagikan kepada pemberi kurban dan keluarganya, tetangga, teman, dan fakir miskin yang membutuhkan.

Tak jarang saat hari Idul Adha tiba stok daging di rumah menjadi berlimpah dan tak habis sekali makan.

Para ibu biasanya akan menyimpan sisa daging kurban tersebut ke dalam kulkas agar tidak membusuk dan bisa diolah lagi keesokan harinya.

Pada dasarnya daging merah memiliki kemungkinan terkontaminasi bakteri atau virus yang dapat menyebabkan keracunan makanan.

Sehingga untuk menyimpannya diperlukan cara yang tepat agar daging kurban tetap sehat dikonsumsi dan tahan lama. Dilansir dari liputan6.com, berikut tips menyimpan daging kurban.

Jangan Dicuci

Daging kurban yang akan disimpan ke kulkas sebaiknya tidak dicuci. Hal ini karena daging yang telah dicuci rentan terhadap bakteri bila tidak diolah secepatnya. Namun Anda bisa mencucinya bila daging langsung akan dimasak.

Pisahkan Daging dan Jeroan

Agar daging kurban bertahan lama, pisahkan jeroan dan daging. Ini karena jeroan biasanya lebih cepat rusak dibandingkan  dengan daging. Selain itu, memisahkan jeroan dengan daging  juga dapat menghindari kemungkinan terjadinya kontaminasi silang antara keduanya.

Jeroan dan daging harus ditempatkan di freezer yang berbeda untuk mencegah kontaminasi tersebut.

Potong Sesuai Takaran Konsumsi

Anda bisa memotong daging sesuai dengan takaran konsumsi. Misalnya,  keluarga Anda dalam satu hari mengonsumsi daging sebanyak 250 gram, maka potong daging sesuai takaran tersebut. Sebelum memotong daging pastikan Anda telah mencuci tangan dengan bersih. Selain ini, perhatikan pula kebersihan pisau dan telenan yang akan digunakan untuk memotong.

Simpan di Wadah Tertutup

Setelah dipotong sesuai takaran konsumsi simpan daging ke dalam wadah tertutup. Setiap takaran daging harus ditempatkan di wadah tertutup yang berbeda. Pilih wadah makanan food grade yang sudah terjamin keamanannya untuk menyimpan daging.

Pemisahan daging sesuai dengan takaran konsumsi ini akan memudahkan ketika hendak memasak dan juga menjaga kualitas daging lain yang belum hendak dimasak.

Mencairkan Daging Beku

Ketika hendak mencairkan daging sebaiknya Anda memindahkan daging dari freezer ke refrigerator terlebih dahulu. Lalu biarkan hingga mencair. Setelah itu daging baru bisa diolah.

Perlu dicatat bahwa daging yang sudah dikeluarkan dari kulkas sebaiknya tidak dimasukkan kembali ke kulkas. Daging yang sudah dicairkan biasanya lebih cepat terkontaminasi bakteri karenanya harus cepat dimasak.

Pemisahan daging sesuai takaran tadi akan memudahkan Anda ketika hendak memasak. Sebab Anda tidak perlu mengeluarkan semua daging, cukup keluarkan daging yang hendak dimasak saja. Harum Ika Praningrum