JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Pemkab Sragen Ancam Putus Kerjasama LPPM Penyelenggara Mutasi Perdes yang Main-Main Nilai

Anggota DPRD Sragen, Fathurrohman (berdiri) saat memantau pelaksanaan ujian mutasi Perdes di LPPM UMS Solo, Kamis (30/9/2021). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemkab Sragen mewanti- wanti pihak desa dan pihak ketiga atau LPPM penyelenggara seleksi mutasi perangkat desa untuk menjalankan tahapan secara transparan sesuai ketentuan.

Sanksi tegas akan diberikan kepada pihak ketiga atau LPPM yang terbukti main-main dengan nilai peserta.

Hal itu disampaikan Sekda Sragen, Tatag Prabawanto menyikapi proses mutasi perangkat desa yang saat ini tengah berlangsung.

Baca Juga :  Gawat, APBD Sragen 2022 Minus Rp 229 Miliar. Bupati Sragen: Nggak Papa, Pak Presiden Bilang Defisit Kota Juga Tinggi!

“Saya minta semua transparan dan menjalankan tahapan sesuai ketentuan. Jangan ada yang main-main. Pihak ketiga kalau main-main, nanti akan kita putus, nggak usah kerjasama,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Minggu (17/10/2021).

Warning itu dilontarkan menyusul mencuatnya keluhan peserta mutasi di Sidoharjo yang merasakan ada indikasi kejanggalan beberapa waktu lalu.

Di mana peserta yang gagal melampaui passing grade dan gagal lolos mutasi, menemukan indikasi lembaran nilai dari LPPM penyelenggara tidak ada stempel dan cap resmi dari lembaga tersebut.

Baca Juga :  Terbongkar, 225 Peserta Seleksi CPNS Terbukti Curang Saat Jalani SKD. Langsung Dicoret oleh BKN, Simak Daftarnya di Sini!

Tatag juga meminta peserta untuk tidak takut melaporkan apabila ada indikasi penyimpangan selama pelaksanaan mutasi.

Termasuk indikasi jika ada yang bermain curang apalagi ada embel-embel uang.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua