JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Ratusan Warga Singopadu Sragen Antusias Antri Vaksin di Balai Desa. Camat, Kapolsek dan Danramil Sampai Terjun Door to Door Sisir Warga Tercecer

Warga Desa Singopadu, Kecamatan Sidoharjo, Sragen saat antri vaksinasi dosis kedua di balai desa setempat, Kamis (21/10/2021). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Ratusan warga di Desa Singopadu, Kecamatan Sidoharjo, Sragen antusias mengikuti vaksinasi dosis kedua di balai desa setempat, Kamis (21/10/2021).

Selain itu, tim vaksinasi bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan kader kesehatan terjun door to door untuk menyisir warga yang belum divaksin karena berbagai kendala.

Sekdes Singopadu, Suyatno mengatakan hari ini total ada 507 warga yang hadir di balai desa untuk vaksinasi dosis kedua. Sementara saat bersamaan ada 80 lansia di 8 RT yang belum divaksin didatangi ke rumah untuk divaksin oleh petugas.

“Hari ini kita ada dua kegiatan. Yang vaksin dosis kedua di balai desa, lalu kita juga jemput bola menyisir warga yang belum tervaksin ke wilayah RT. Ada 8 RT yang kita sisir. Sekitar 80 warga yang terdata, rata-rata lansia dan alasan sakit. Tapi setelah kita beri pemahaman akhirnya mereka mau divaksin,” paparnya ditemui di sela vaksinasi, Kamis (21/10/2021).

Baca Juga :  Bandar Pil Koplo Asal Sambirejo Sragen Digerebek Polisi. Ditangkap Bawa Paketan Isi Puluhan Butir Berbagai Merek

Dengan vaksinasi hari ini ditambah jemput bola, Suyatno mengklaim cakupan vaksinasi di desanya kini bisa mencapai angka 80 persen.

Camat Sidoharjo, Agus Tri Pranoto juga hadir bersama Kapolsek Iptu Ari Pujiantoro dan Danramil. Camat menyampaikan di Singopadu, selain vaksinasi di balai desa, juga ada vaksinasi jemput bola door to door ke warga yang tercecer.

Baca Juga :  Nikahi Gadis Yogya, Putra Sulung Bupati Sragen Bakal Pakai Baju Adat Jawa. Ini Alasannya!
Camat Sidoharjo, Agus TP (tengah) didampingi Kapolsek, Sekdes dan Danramil Sidoharjo. Foto/Wardoyo

Upaya itu dilakukan untuk memaksimalkan vaksinasi ke masyarakat sehingga tidak ada lagi warga yang belum divaksin.

Jemput bola juga dilakukan lantaran target vaksinasi dosis satu saat ini sudah mengalami limit.

Sehingga mau tidak mau, petugas harus mengais sisa-sisa warga yang mungkin mengalami hambatan untuk vaksinasi seperti lansia yang rentan atau terkendala mobilitas.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua