JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Disdukcapil  Boyolali Gunakan Sistem Jemput Bola untuk Rekam Data E-KTP

Proses  rekam data kependudukan di Balai Desa Banyuanyar, Kecamatan Ampel, Boyolali,  Kamis (11/11/2021) / Foto: Waskita

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)  Kabupaten Boyolali melakukan sistem jemput bola rekam data kependudukan.

Hal itu seperti yang dilakukan di Balai Desa Banyuanyar, Kecamatan Ampel, Kamis (11/11/2021).

Tercatat,  ada 843 penduduk yang melakukan perekaman data pada kesempatan tersebut.

Diadukcapil memfasilitasi perekaman akta kelahiran, kartu anak Indonesia (KIA), kartu keluarga (KK), E-KTP baru, pembuatan E-KTP serta akta kematian.

Baca Juga :  Dor, dor, dor! Terdengar Suara Tembakan di Mako Brimob Gunung Kendil, Ternyata Ini

“Warga yang datang akan langsung dilayani. Sedangkan untuk kasuistik, seperti kehilangan, tetap diarahkan untuk mengurus ke dinas,” ujar Kepala Disdukcapil, Susilo Hartono.

Dia mengakui, kesadaran sebagian masyarakat untuk merekam data kependudukan masih kurang.

Masyarakat cenderung akan mengurus ketika membutuhkan untuk suatu keperluan saja. Padahal, ketika data diri tidak lengkap maka bisa menimbulkan masalah.

“Saat ini sekitar 10 persen wajib KTP tidak rekam data diri. Makanya kita dorong agar kesadaran itu muncul. Bahkan, kami  jemput bola secara bersih di Desa Banyuanyar ini.”

Baca Juga :  UMK Boyolali Tahun 2022 Diusulkan Naik Rp 10.000

Dijelaskan, layanan perekeman data diri ini juga menyasar remaja usia 16 tahun. Ketika sudah berusia 17 tahun, KTP bisa diberikan tanpa merekam data diri lagi.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua