JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Mabuk Berat Sampai Tertidur di Jalan, Buruh Bangunan Tewas Terlindas Pemotor yang Juga Mabuk Berat

Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan saat memimpin konferensi pers. Foto/Wardoyo

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Polres Sukoharjo akhirnya berhasil mengungkap kasus penemuan jasad buruh bangunan asal Jepara dengan luka di kepala pada Minggu (12/12/2021) pagi.

Mayat buruh bangunan bernama Deri Kusuma Widyanto (25) itu ternyata adalah korban kecelakaan ditabrak sepeda motor, pada Sabtu (11/12/2021) malam.

Pelaku penabraknya adalah WN (24) warga Combongan, Sukoharjo. Pelaku sehari-hari diketahui bekerja sebagai buruh serabutan.

Pelaku langsung diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka. Terungkapnya tabir kematian Deri menepis dugaan pembunuhan yang sebelumnya sempat berembus.

Ternyata belakangan terkuak bahwa korban tewas usai ditabrak oleh pelaku. Menariknya korban dan pelaku penabrak sama-sama dalam kondisi mabuk berat. Sehingga yang satu tak sadar tertidur di jalan, satunya tak sadar menabrak korban.

Baca Juga :  Jadi Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Bharada E Langsung Ditangkap dan Ditahan!

Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengatakan, pengungkapan kasus itu berawal dari penyelidikan yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Sukoharjo atas laporan penemuan mayat di Dukuh Jetis, Kelurahan Kenep, Sukoharjo.

Dari laporan itu, lantas dilakukan olah TKP dan penyelidikan sampai akhirnya muncul keterangan dari salah satu warga setempat pada saat kejadian.

Warga itu sempat mendengar suara motor melintas di jalan dengan kecepatan tinggi.

Bahkan warga tersebut juga sempat mendengar ada suara seperti tabrakan.

“Dari sana akhirnya kita kembangkan dan benar saja, ternyata korban meninggal akibat ditabrak atau dilindas oleh pelaku WN,” papar Kapolres saat konferensi pers di Mapolres Senin (13/12/2021).

Baca Juga :  Korban Kedua yang Tewas Tenggelam di Waduk Sulur Sambungmacan Barusaja Ditemukan. Jenazahnya Dievakuasi Banyak Orang

Kronologi Lengkap Kejadian

Kapolres menjelaskan sebelum kejadian, malam harinya korban bersama temannya sempat bersenang-senang dengan pesta bakar ikan dan minum miras.

“Jadi awalnya korban beserta teman-temannya itu, makan-makan di sekitar lokasi proyek perumahan Bina Karya pada Sabtu (11/12/2021) malam. Mereka bakar-bakar ikan dan minum-minuman keras (miras) hingga larut malam,” jelas Kapolres.

Di tengah asyiknya pesta, para buruh bangunan itu sempat kehabisan miras.
Akhirnya, dua teman korban pergi keluar untuk membeli minuman jenis anggur ke daerah Pasar Cuplik.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com