JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Menko Airlangga: Pemerintah Terus Dorong Akses Pembiayaan UMKM Melalui Skema KUR

Hal itu dapat dicapai, jelas Menko Airlangga, melalui faktor kunci kolaborasi. Melalui kolaborasi, kinerja UMKM dapat digenjot secara maksimal.

Belajar dari pengalaman Jepang  yang menjadikan UMKM menjadi kunci pertumbuhan industri, menurut Menko Airlangga, perlu digalakkan standarisasi, pelatihan, serta kerjasama UMKM dengan perusahaan besar dapat dilakukan melalui sistem anak angkat (offtaker).

Dengan demikian, UMKM dapat menjadi bagian dari produksi massal sehingga tercapai skala ekonomi yang dapat menekan harga menjadi lebih murah.

Baca Juga :  Siap-siap, Mulai Bulan Depan Beli Minyak Goreng Curah Harus Pakai PeduliLindungi

Selain itu, perluasan pasar UMKM pada di tingkat global juga perlu dilakukan untuk menambah permintaan.

Menko Airlangga juga mengatakan bahwa fasilitas pembiayaan UMKM perlu didorong yaitu melalui peningkatan penyaluran kredit.

“Pemerintah melihat porsi kredit UMKM masih flat di kisaran 18%, dan Bapak Presiden mencanangkan agar porsi kredit UMKM terhadap kredit perbankan dapat ditingkatkan menjadi 30% di tahun 2024”, tegas Menko Airlangga, seperti dikutip dalam rilisnya ke Joglosemarnews.

Pencapaian target 30% tersebut diharapkan agar mempercepat penciptaan usaha baru di sektor UMKM untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan pengangguran.

Baca Juga :  Puncak Kasus Varian Baru Covid-19 di Indonesia Diprediksi Terjadi Pertengahan Juli 2022

Airlangga juga menekankan pentingnya peran berbagai stakeholder dalam mengembangkan UMKM.

“Akademisi maupun pembuat kebijakan diharapkan dapat bersama-sama melakukan monitoring dan evaluasi atas berbagai kebijakan yang diupayakan Pemerintah untuk membangun ekosistem UMKM yang lebih baik”, pungkas Menko Airlangga. Suhamdani

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua