JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Kebijakan Larangan CPO Mulai Dirasa Merugikan, Petani Sawit Gelar Unjuk Rasa

ilustrasi unjuk rasa / pixabay

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dampak larangan ekspor CPO (crude palm oil) oleh pemerintah untuk menurunkan harga minyak goreng, kini mulai berdampak pada petani sawit.

Selasa (17/5/2022), Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) berunjuk rasa menuntut pemerintah mencabut kebijakan larangan ekspor CPO.

Demo berlangsung di depan kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta Pusat.

Baca Juga :  53 Orang Warga Khilafatul Muslimin Surabaya Kembali ke Pangkuan NKRI

“Ketika kami sedang berbulan madu akibat tingginya harga sawit, pemerintah malah melarang ekspor. Ini sangat tidak adil untuk para petani,” ujar perwakilan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Apkasindo Kalimantan Timur, Fitriansyah, di lokasi demo, Selasa (17/5/2022).

Unjuk rasa diikuti oleh anggota dan pengurus Apkasindo dari 146 kabupaten serta kota. Turut bergabung pula perwakilan dari 22 dewan pimpinan wilayah (DPW) provinsi organisasi tersebut.

Baca Juga :  Ini Skenario yang Telah Disiapkan Menko Airlangga untuk Mendukung Pemulihan Ekonomi Global

Dimulai pukul 09.00 WIB, para petani berkumpul mengenakan baju putih. Terlihat juga mahasiswa berada dalam rombongan pengunjuk rasa.

Massa mengibarkan bendera hijau Apkasindo bersamaan dengan bendera merah putih Indonesia.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua