JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Perhatian, Jalan Pantura Demak Diperbaiki Mulai 23 Mei Sampai 4 Juli. Simak Jalur Pengalihannya!

Rute pengalihan arus jalur Pantura Demak. Foto/Wardoyo

DEMAK, JOGLOSEMARNEWS.COM – Jalan nasional di wilayah Pantura Demak, Jawa Tengah, bakal ditinggikan mulai 23 Mei hingga 4 Juli 2022.

Jalan Pantura di Kecamatan Sayung tersebut bakal ditinggikan sepanjang sekitar 1 kilometer di kedua sisinya.

Terkait perbaikan itu, jalur tersebut akan ditutup selama proses perbaikan. Satlantas polres setempat pun sudah menyiapkan jalur alternatif untuk pengalihan arus.

“Betul, jadi pengecoran peninggian itu untuk persiapan tol itu dibuka Oktober 2022. Nah, itu dicor tinggi karena itu kena air rob ditinggikan,” kata Kasat Lantas Polres Demak, AKP M Gargarin Friyandi kepada wartawan, Jumat (20/5/2022).

Lokasi pengecoran atau peninggian jalan tersebut tepatnya di bawah jembatan tol Desa Sidogemah, Kecamatan Sayung.

Baca Juga :  Menang Gugatan, 9 Rumah Dinas Polda Jateng Dieksekusi Hari Ini. Penghuni Tolak Tawaran Rumah Sementara

Tepatnya di KM 10.90-KM 11.17 lajur Semarang-Demak, dan lajur sebaliknya pada KM 11.20-KM 11.40.

“Lajur kanan Semarang-Demak, sekitar 800 meter, sementara yang lajur kiri Demak-Semarang sekitar 285 meter, hampir 300 meter,” ujar Garin.

Garin menjelaskan pengerjaan jalan di dua lajur tersebut dimulai satu lajur dulu selama 24 jam.

Mulai Selasa (23/5/2022) pengerjaan dari lajur Semarang-Demak dulu, kemudian dilanjutkan jalur sebaliknya.

“Untuk pengalihan arus kita tetap ngalir seperti biasa, yang besok dikerjakan mulai Selasa (23/5/2022) itu adalah lajur Semarang-Demak, lajur cepat yang sebelah kanan. Lha yang kiri tetap jalan. Nah, setelah yang kanan selesai, baru yang kiri (lajur Demak-Semarang),” terang Garin.

Baca Juga :  Holywings Semarang Ikut Tutup, Papan Nama Tak Lagi Terpasang, Sejumlah Tamu Balik Kanan

” Nanti 24 jam (pengecoran), soalnya kita ngebut. Saya minta ke Wika (pelaksana proyek tol), ini selesai kita kan mau pengerjaan Jembatan Wonokerto juga kan. Jadi biar tidak berbarengan,” lanjutnya.

Garin menambahkan pihaknya mengantisipasi kepadatan lalu lintas juga akan menerapkan contra flow di titik lalu lintas yang paling padat. Dia menyebut jika pengerjaan satu jalur selesai, pihaknya akan membuka kembali lajur itu untuk dilalui.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua