JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah

Polda Banten Ungkap Penyelundupan Sabu Lewat Charger Ponsel

sabu
ilustrasi

BANTEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Ada modus baru penyelundupan sabu. Yang diungkap oleh Polda Banten ini, penyelundupan sabu dilakukan lewat Charger Ponsel.

Pengungkapan itu terjadi di Lembaga Pemasyarakatan Cilegon. Polisi menyebut itu  merupakan modus baru untuk menyelundupkan narkoba ke dalam lapas.

“Temuan satu unit charger hp warna putih yang hendak dibawa masuk ke dalam Lapas, namun setelah dibuka kabelnya ternyata terdapat kertas coklat membungkus plastik kecil berisi narkoba jenis sabu-sabu,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Banten Komisaris Besar Shinto Silitonga, Jumat (20/5/2022).

Baca Juga :  Emak-emak di Blitar Ini Bawa Kabur 9 Motor Anak Pesantren

Kasus ini melibatkan dua pegawai Kejaksaan Negeri Cilegon dan dua penghuni lapas. Mereka yang terlibat, yaitu seorang ASN Kejaksaan Negeri Cilegon berinisial SD, 50 tahun; pegawai honorer Kejari Cilegon IW, 35 tahun; dan dua penghuni Lapas Cilegon, yakni KT, 39 tahun; dan DL, 39 tahun.

DL dan KT merupakan warga binaan kasus narkoba pada Lapas Cilegon. KT ditangkap Dittipidnarkoba Bareskrim Polri pada 2019 dengan barang bukti 900 gram sabu di Serang, Banten dan divonis 12 tahun penjara pada 13 Februari 2020.

Baca Juga :  Dalam Kondisi Linglung, Seorang Wanita Tiba-tiba Melompat dari Jembatan Jagir Surabaya. Seperti Ini Nasibnya

Sedangkan DL ditangkap Polres Cilegon pada 2021 dengan barang bukti 0,3 gram sabu dan sudah divonis 18 bulan penjara pada Maret 2022.

Pihak Lapas dan Kejaksaan Negeri Cilegon menyerahkan para pelaku, yakni DL, IW, dan SD ke Polda Banten pada Selasa, 17 Mei 2022 untuk diperiksa.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua