JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Sepur Kelinci Kendaraan Ilegal, Tak Boleh Beroperasi di Jalan Raya

Polisi tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dalam insiden sepur kelinci terguling di Boyolali / Foto: Waskita

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM Dinas Perhubungan (Dishub) Boyolali menyatakan bahwa sepur kelinci merupakan kendaraan ilegal.

Sehingga, tidak boleh beroperasi di jalan raya dan hanya diperbolehkan beroperasi di kawasan wisata.

“Kendaraan tersebut tidak memiliki Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT) dari Kemenhub RI. Kami nyatakan bahwa sepur kelinci itu kendaraan ilegal,” ujar Kepala Dishub Boyolali, Cipto Budoyo.

Baca Juga :  Boyolali Sudah Terima Vaksin PMK 1.500 Dosis, Besok Mulai Vaksinasi

Ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (12/5/2022), dia mengungkapkan, sepur kelinci yang mengalami kecelakaan di Desa Sempu, Kecamatan Andong pada Rabu (11/5/2022) itu merupakan  kendaraan Isuzu truk boks yang telah dimodifikasi.

Kendaraan tersebut berasal dari Semarang dan pajak kendaraannya sudah mati.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Simpang Solidaritas Boyolali, Usai Gasak Avanza Sampai Hancur, Truk Trailer Terguling

Sehingga bisa dikatakan bahwa kendaraan itu dalam keadaan bodong. Praktis, kendaraan juga tidak memiliki SRUT. Padahal,  modifikasi kendaraan juga telah diatur dalam Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu lintas angkutan jalan.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua