JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Beredar Kabar, Siswi SMK di Sragen yang Lahirkan Bayi Sempat Diancam dan Ditekan. Benarkah Pelakunya Orang Terpandang?

Ilustrasi bayi baru dilahirkan. Foto/Wardoyo
   

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Siswi kelas 2 SMK asal salah satu desa di Kecamatan Kedawung, Sragen yang melahirkan bayi di Puskesmas, dikabarkan sempat dalam tekanan.

Tekanan dan ancaman itu disebut datang dari oknum yang diduga kuat pelaku yang telah berbuat nista hingga membuat siswi itu hamil.

Kabar yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , tekanan itulah yang ditengarai membuat pihak keluarga dan siswi itu memilih diam dan berusaha tidak lapor polisi.

Bahkan hingga 2 pekan pasca melahirkan, mereka cenderung tertutup dan terkesan enggan untuk membuka tabir siapa pria yang menghamili siswi berinisial N itu.

Diduga kuat, tekanan itu dilakukan oleh pihak pelaku demi terhindar dari tanggungjawab. Konon pelaku disebut-sebut merupakan salah satu orang terpandang di wilayah sekitar domisili siswi tersebut.

“Iya, kabar yang beredar kelihatannya korban ini sempat diancam dan dalam tekanan. Karena hampir 2 Minggu setelah kejadian melahirkan, cenderung tertutup. Mungkin si pelaku mau menghindar tanggungjawab,” ujar SY, salah satu warga kepada wartawan, Senin (20/6/2022).

Baca Juga :  Tanpa Restu Bapak, Untung Wina Sukowati Calon Bupati Sragen 2024 Nekat Maju Lewat Partai Demokrat: Ini Tekat Saya Sendiri

Sama dengan kasus siswi SMP di Jenar yang melahirkan bayi sepekan silam, hingga kini ayah biologis si jabang bayi yang dilahirkan siswi SMK di Kedawung itu juga masih misteri.

Siswi berusia 16 tahun itu juga masih merahasiakan siapa yang telah menabur benih di rahimnya hingga berbadan dua.

Kabar itu kini ramai menjadi perbincangan di kalangan warga domisili siswi itu maupun di desa sekitarnya. Informasi yang dihimpun dari warga, siswi itu diketahui melahirkan bayi laki-laki sekitar dua pekan silam.

Siswi itu menjalani persalinan di Puskesmas setempat secara normal. Saat ini bayinya diasuh bersama orangtuanya di rumah.

Baca Juga :  Harga Gas Melon di Sragen Naik 100% Jadi Rp 30.000 Selama Idul Fitri, Politikus Nasdem Bongkar Penyebabnya

“Kabarnya sudah ramai di kalangan warga. Pada kaget karena tahu-tahu melahirkan bayi di Puskesmas. Infonya juga belum tahu siapa yang menghamili,” urai SY.

Ironisnya, siswi yang duduk di kelas XI itu berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah.

Terkait kasus itu, warga sangat berharap segera terungkap siapa bapak biologis bayi yang dilahirkan agar dimintai pertanggungjawaban.

“Kasihan karena masih sekolah. Makanya warga berharap segera terungkap pelakunya dan dimintai pertanggungjawaban,” urainya.

Sayangnya, Kades setempat tidak bersedia dimintai komentar. Saat dihubungi berkali-kali oleh wartawan, tidak merespon.

Sementara, Kapolsek Kedawung AKP Sutomo menyampaikan saat ini kasus itu masih diupayakan untuk dilakukan mediasi antara korban, keluarga dan pihak yang ditengarai sebagai orang yang telah melakukan perbuatan terhadap siswi tersebut. Wardoyo

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com