JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Jangan Sekali-kali Abaikan Surat Tilang Elektronik, Lebih Seminggu Bisa Diblokir!

Kendaraan melintas di bawah kamera Closed Circuit Television (CCTV) di Jalan Jenderal Sudirman, Rabu (17/3/2021) / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Ke depannya kelak, kemungkinan bakal tidak ada lagi petugas kepolisian yang nongkrong di posko-posko perempatan jalan untuk mengawasi dan mengejar pelaku pelanggaran lalu lintas.

Tugas tersebut telah dilimpahkan sepenuhnya kepada teknologi yang bernama Electronic Traffic Law Enforcement atau ETLE Nasional.

Ini adalah model penerapan tilang elektronik yang merupakan program Korlantas Polri dalam mewujudkan implementasi teknologi untuk mencatat pelanggaran dalam berlalu lintas secara elektronik.

Program  tersebut dilakukan untuk mendukung keamanan, ketertiban, keselamatan dan ketertiban dalam berlalu lintas.

Dilansir dari etle-korlantas.info, berdasarkan tilang elektronik ini pemetaan data kecelakaan menunjukkan keterkaitan antara tingginya pelanggaran dengan kecelakaan fatal yang terjadi.

ETLE ditengarai mampu mendeteksi 10 pelanggaran lalu lintas, yaitu pelanggaran traffic light, pelanggaran marka jalan, pelanggaran ganjil-genap, tidak mengenakan sabuk keselamatan, dan pelanggaran menggunakan ponsel saat mengemudi.

Baca Juga :  Kaum Buruh Kecam Upaya Pengusaha Ajukan Uji Materiil Aturan Kenaikan Upah, Ini Masalahnya

Selain itu, pelanggaran batas kecepatan, melawan arus, tidak menggunakan helm, pelanggaran jenis kendaraan pada jalur atau kawasan tertentu dan pelanggaran keabsahan STNK juga dapat dideteksi.

Dalam ETLE nasional, pelanggaran yang terjadi di suatu wilayah walau kendaraan yang melanggar berasal dari wilayah lain, dapat dikordinasikan dengan satuan wilayah di mana kendaraan tersebut terdaftar.

Sehingga dapat terdeteksi dan terintegrasi pada seluruh Polda dan dipusatkan di Korlantas Polri.

Output dari ETLE berupa foto dan video hasil analisa pelanggaran lalu lintas yang akurat dengan mengedepankan transparansi.

Baca Juga :  Gawat, Pedagang Beras di Pasar Induk Cipinang Ungkap Stok Sudah Mengkhawatirkan. Mentan Diminta Turun!

Sebagai pembuktian, surat konfirmasi akan dikirimkan kepada para pelanggar. Dalam surat konfirmasi akan terdapat barcode yang dapat menditeksi video terkait pelanggaran yang dilakukan.

Usai menerima surat konfirmasi, ada dua hal yang harus dilakukan oleh pelanggar, yaitu mengisi surat konfirmasi pelanggaran dan pelanggar akan menerima SMS kode pembayaran untuk selanjutnya membayar denda.

 

Pelanggaran Kena Tilang ETLE

Berikut daftar pelanggaran yang dapat direkam tilang elektronik beserta sanksi yang perlu dibayar:

Melanggar rambu lalu lintas dan marka jalan

Pelanggar dapat diganjar dengan kurungan penjara selama dua bulan dan denda Rp 500.000, sesuai Pasal 287 ayat 1.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com