JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Pendidikan

Senangnya Murid-murid Kelas 4 SDIT Nur Hidayah Solo Membuat Jamu di Kidoland Nguter, Sukoharjo

Para murid kelas 4 SDIT Nur Hidayah, Solo gembira saat membuat jamu kunir asem di Kidoland, Nguter, Sukoharjo / Foto: Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebanyak 120 murid-murid kelas 4 SD Islam Terpadu Nur Hidayah Surakarta mengikuti kegiatan outing class di Kidoland, RT 03 RW 01 Plesan, Nguter, Sukoharjo, Jumat (23/9/2022) pagi.

Lokasi tersebut merupakan salah satu tempat rekreatif dan edukatif terkait dengan pembuatan jamu tradisional di Kabupaten Sukoharjo.

Ketua Panitia Kegiatan Outing Class Kelas 4, Bekti Riyanto, S.Si., M.Si mengungkapkan,  kegiatan itu sebagai tindak lanjut dari kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang telah dilaksanakan pada pekan-pekan sebelumnya.

Baca Juga :  Dewan Profesor UNS Rilis Buku ‘The Disruption of Covid-19 in Indonesia’, Diterbitkan oleh Cambridge Scholars Publishing

“Memanfaatkan waktu jeda pasca Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) 1, kita gunakan untuk melanjutkan kegiatan P5, dengan konsep outing class. Melanjutkan dan menguatkan tema P5 yakni Gaya Hidup Berkelanjutan,” papar Bekti.

“Setelah sebelumnya murid-murid mempelajari tentang tumbuhan, apotek hidup dan manfaatnya, bertanam empon-empon. Hari ini kita lanjutkan dengan belajar dan praktik langsung memanfaatkan sebagian dari empon-empon, untuk membuat minuman tradisional yang berkhasiat. Mereka belajar lansung pada sumbernya, yakni di salah satu tempat edukasi dan produksi jamu tradisional di Sukoharjo, yang termasyhur sebagai kabupaten pemroduksi jamu tradisional,” terangnya.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN 171 UNS Ajarkan Budaya Menabung Sejak Dini pada Anak-anak di Desa Pendem

Salah satu murid kelas 4C yang ikut langsung praktik membuat produk, Kenes Jaladra Maharanie (10), mengungkapkan rasa senangnya dapat membuat jamu kunir asem yang sarat manfaat.

“Senang dapat membuat jamu kunir asem bersama teman-teman. Bahan-bahannya ada kunir, asem jawa, garam, gula jawa, dan air matang 500ml. Adapun alat-alat yang digunakan ada alat penumpuk, saringan, mangkok, dan alat masak,” ungkap Kenes.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com