JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Suradi Warga Sragen Kulon Ditemukan Tewas Membusuk Didalam Rumahnya, Diduga Gara-Gara Ini

Suradi Warga Sragen Kulon Ditemukan meninggal dunia dengan posisi terlentang, menggunakan kaos warna hitam dan celana warna hitam di ruang dapur rumahnya, Minggu (14/5/2023) | Huriyanto | Joglosemarnews.com
Suradi Warga Sragen Kulon Ditemukan meninggal dunia dengan posisi terlentang, menggunakan kaos warna hitam dan celana warna hitam di ruang dapur rumahnya, Minggu (14/5/2023) | Huriyanto | Joglosemarnews.com
   

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Geger, sejumlah warga dihebohkan dengan bau menyengat yang berasal dari salah satu rumah warga, usut punya usut bau tak sedap tersebut diketahui berasal dari Jasad Suradi (60) warga Kampung Sragen Kulon RT 01 RW 12, Kelurahan Sragen Kulon, Sragen kota, Sragen, Jawa Tengah, Sabtu (13/5/2023) pukul 10:15 WIB.

Jasad Suradi pertamakali ditumukan warga setelah diperkirakan meninggal dunia sejak empat hari lalu, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM awal mula penemuan jasad Suradi pertamakali diketahui oleh Amad Taifur.

Amad Taifur mengetahui jasad Suradi dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi terlentang dengan menggunakan kaos warna hitam dan celana warna hitam di ruang dapur.

Mengetahui kejadian tersebut, saksi mata langsung melaporkan kepada pihak kepolisian terdekat.

Baca Juga :  Momen Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi Hadiri Acara Bedoro Bersholawat Bersama Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf

Dihubungi JOGLOSEMARNEWS.COM , Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama melalui Kasi Humas Polres Sragen Iptu Ari Pujiantoro membenarkan kejadian tersebut.

“Petugas dari polsek Sragen kota pertamakali menerima laporan dari warga, petugas dari tim inafis polres Sragen dan tim medis RSUD Sragen melakukan pemeriksaan pada jenazah tersebut dan tidak diketemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata Iptu Ari Pujiantoro, Minggu (14/5/2023).

Tidak hanya itu, Iptu Ari Pujiantoro juga menyampaikan bahwa jasad terdapat luka lebam mayat dan kulit mengelupas karena korban sudah meninggal kurang lebih 3 hari.

“Hasil pemeriksaan sementara korban meninggal karena riwayat penyakit hipertensi, hasil pemeriksaan sementara diduga meninggal dunia lebih dari 3 hari di dalam rumah.

Dikarenakan dari pihak keluarga korban sudah menerima dan tidak mau dilakukan autopsi terhadap jenazah korban, kemudian dibuatkan surat penolakan autopsi terhadap jenazah korban yang ditandatangani oleh pihak keluarga, melalui kapolsek Sragen Kota menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga diterima oleh anak kandung korban bernama Aryani,” jelasnya.

Baca Juga :  Media Sragen Terkini (MST HONGKONG), Grup Pertama yang Terdaftar di Kemenkumham dan Memiliki Anggota Terbanyak di Kota Sragen

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sragen, Ismail Joko Sutresno, menyampaikan awalnya petugas PMI Sragen mendapat informasi dari call center PSC 119 Sukowati Sragen pada pukul 11.25 WIB bahwa ada penemuan jenazah lokasi di Sragen Kulon, RT 01 RW 12, Sragen Kulon, Sragen.

“Jenazah dievakuasi dan di bawa ke Instalasi Forensik RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen untuk di lakukan pemulasaran karena kondisi sudah mulai rusak dengan menggunakan ambulans Rescue medic Alfa 01 PMI kabupaten Sragen,” ujarnya

Huri Yanto

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com