JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Berkat Untung Wiyono Warga Boyolayar Panen Raya Kelengkeng, Rasanya Manis dan Buahnya Besar, Per Kilogram Harga hanya 15 Ribu Bisa Ambil Sendiri dan Antar Dirumah

Panen Buah Kelengkeng di Tanah Pinggiran Waduk Kedung Ombo || Huri Yanto
   

Berkat Tangan Dingin Untung Wiyono Warga Boyolayar Sragen Untung Selamanya dan Kaya Mendadak Setiap Tahun Dari Panen Buah Kelengkeng di Tanah Pinggiran Waduk Kedung Ombo (WKO) Omset Tembus 45 Juta Rupiah

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Musim panen raya buah Kelengkeng di Sragen telah tiba, dimana musim panen buah Kelengkeng ini tengah berlangsung di Desa Wisata Dukuh Boyolayar, Desa Ngargosari, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Pantauan JOGLOSEMARNEWS.COM di lapangan ribuan pohon Kelengkeng milik warga Boyolayar ini tengah berbuah lebat dan sedang proses panen raya, bahkan buah Kelengkeng Boyolayar ini sangat besar-besar dan buahnya sangat manis di tanam di tanah pinggiran Waduk Kedung Ombo (WKO) bahkan di sepanjang jalan masuk Desa terlihat buah Kelengkeng sedang proses panen.

Pada JOGLOSEMARNEWS.COM Maridi atau sering dipanggil Pak’e Edo (50) warga Boyolayar RT 27, Ngargosari, Sumberlawang, Sragen mengatakan bahwa sudah satu mingguan ini warga Boyolayar tengah disibukan dengan panen buah Kelengkeng dan menjual ke luar Desa.

Panen Buah Kelengkeng di Tanah Pinggiran Waduk Kedung Ombo || Huri Yanto

“Alhamdulillah sudah 1 minggu ini kami warga Boyolayar panen buah Kelengkeng, di tempat saya sendiri seminggu ini sudah berhasil petik buah Kelengkeng sebanyak 1 Ton dari 15 pohon dan sudah berhasil terjual ke luar Desa seperti ke Boyolali, Magelang, Madiun, Purwodadi, Jakarta dan Soloraya,” kata Pak’e Edo pada JOGLOSEMARNEWS.COM Pada Minggu (31/3/2024).

Baca Juga :  Harga Gas LPG 3 Kg di Sragen Naik Ugal Ugalan Per Tabung Tembus Rp 30000 Warga: Sudah Terjadi 1 Minggu Sebelum Lebaran Idul Fitri

Selain rasanya manis dan buahnya besar, Kelengkeng dari tanah Boyolayar ini harganya sangat bersahabat dan setiap hari di petik langsung dari pohonnya untuk menjaga kualitas buah agar tetap segar dan bertahan lama.

“Hingga saat ini buah masih banyak di pohon dan siap melayani pembelian langsung atau COD, buah kami petik setiap pagi mulai pukul 09:00 WIB untuk harga buah Kelengkeng Boyolayar 1 Kg dengan harga Rp 15000 ambil sendiri dan kalau diantar ke rumah 1 Kg dibandrol Rp 17000,” jelasnya.

Desa Wisata Dukuh Boyolayar, Desa Ngargosari, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah || Huri Yanto

Menurut Pak’e Edo, panen Kelengkeng tahun ini sangat bagus dari pada tahun tahun sebelumnya. Bahkan hasil buah yang dihasilkan tahun ini sangat bagus dan lembab sehingga banyak pohon Kelengkeng yang patah karena kelebihan buah. Bahkan saking senengnya ia membeberkan asal usul bibit pohon Kelengkeng Boyolayar berasal dari seorang mantan Bupati.

“Terimakasih banyak pada bapak Untung Wiyono mantan bupati Sragen yang telah memberikan bibit pohon Kelengkeng kepada kami, ini pak pohon kelengkeng yang bapak berikan pada kami sudah berbuah setiap tahunya dan memberikan keuntungan pada kami warga Boyolayar, 15 pohon di kebun saya saat ini sudah berbuah semua dan setiap hari kami petik dan jual, semoga pak Untung dan keluarga bisa melihat ini dan bisa berkunjung serta menikmati buah Kelengkeng yang dulu diberikan,” bebernya.

Baca Juga :  OPTIMALISASI LORONG SEKOLAH MENJADI LORONG LITERASI

Hal senada juga disampaikan oleh Paryanti (50) warga Boyolayar RT 29, Ngargosari, Sumberlawang, Sragen ia mengucapkan banyak terimakasih pada Bupati Sepuh Sragen, berkat bantuannya kami warga Boyolayar mempunyai tambahan penghasilan yang luar biasa setiap tahunnya, yang mana sebelumnya tanah pinggiran Waduk Kedung Ombo terkenal tandus dan tidak bisa ditanami, akan tetapi melalui Bupati Sragen Untung Wiyono saat itu memberikan bibit Kelengkeng kini warga bisa mendapatkan penghasilan tinggi setiap tahunnya dari buah Kelengkeng.

Panen Buah Kelengkeng di Tanah Pinggiran Waduk Kedung Ombo || Huri Yanto

“Iya benar mas pohon kelengkeng ini berasal dari pak Untung, wah kalau gak ada pak Untung mungkin kami warga Boyolayar tidak mungkin bisa panen buah Kelengkeng seperti ini, kalau di tempat saya 1 Kg saya jual 15 ribu ambil di tempat, kalau jual lagi bisa 17 ribu rupiah,” kata Paryanto pada JOGLOSEMARNEWS.COM

Menurut Paryanti panen buah Kelengkeng di Boyolayar akan berlangsung hingga lebaran Idul Fitri, bahkan masyarakat yang ingin berkunjung dan wisata petik buah sendiri dari pohonnya langsung dibuka lebar-lebar.

“Kalau puncak panen di perkirakan sampai hari raya idul fitri, kalau saya punya pohon kelengkeng di kebun 4 pohon, pekarangan rumah 5 pohon, sekali panen perpohon bisa 3 juta lebih. Tahun ini buah bagus banget mas, pokoknya kami sangat berterimakasih pada pak Untung dan keluarga, 3 tahun bibit diberikan langsung berbuah,” ujarnya.

Huri Yanto

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com