WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Di tengah kondisi ekonomi yang masih terasa berat, harga kebutuhan pokok yang terus merangkak naik, hingga daya beli masyarakat yang di berbagai sektor dilaporkan mengalami perlambatan, fenomena berbeda justru muncul di Kabupaten Wonogiri. Kesadaran berkurban warga LDII Wonogiri malah menunjukkan tren meningkat dan mencatat lonjakan nilai yang cukup mencolok menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah atau 2026 Masehi.
Data terbaru yang dirilis Dewan Pimpinan Daerah LDII Wonogiri hingga Rabu (27/5/2026) memperlihatkan total akumulasi nilai hewan kurban warga kini telah menembus Rp13.204.172.000. Angka itu naik sekitar 7,50 persen dibanding capaian tahun sebelumnya.
Kenaikan ini menjadi perhatian tersendiri karena terjadi saat masyarakat masih menghadapi tekanan ekonomi, mulai dari kenaikan harga kebutuhan sehari-hari, biaya hidup yang meningkat, hingga penyesuaian pengeluaran rumah tangga di banyak sektor. Namun kondisi tersebut ternyata tidak mengurangi semangat warga untuk tetap menyisihkan rezeki demi menjalankan ibadah kurban.
Lonjakan nilai kurban tersebut ditopang peningkatan jumlah hewan kurban yang terus masuk dari berbagai wilayah kecamatan. Peningkatan paling dominan terjadi pada komoditas kambing jawa yang terus bertambah menjelang hari pelaksanaan Idul Adha.
Berdasarkan rekap sementara, total hewan kurban warga LDII Wonogiri saat ini terdiri dari:
🟢 520 ekor sapi dengan nilai mencapai Rp10.991.154.000
🟢 1.119 ekor kambing jawa senilai Rp2.059.068.000
🟢 90 ekor domba atau kambing gibas dengan nilai Rp153.950.000
Total keseluruhannya menembus Rp13,2 miliar dan masih berpotensi bertambah. Pasalnya, panitia pelaporan di tingkat daerah masih membuka pembaruan data karena sejumlah laporan dari wilayah masih terus masuk.
Meningkatnya jumlah hewan kurban ini sekaligus memperlihatkan bahwa tradisi berbagi dan kepedulian sosial tetap bertahan kuat meski situasi ekonomi belum sepenuhnya pulih. Di saat sebagian masyarakat melakukan penyesuaian pengeluaran akibat kenaikan harga berbagai kebutuhan, antusiasme berkurban warga justru bergerak naik.
Selain menyiapkan hewan kurban, LDII Wonogiri juga mulai mematangkan pelaksanaan ibadah Idul Adha. Sebanyak 64 titik lokasi salat Idul Adha telah disiapkan dan tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Wonogiri untuk memudahkan akses masyarakat.
Koordinasi juga terus dilakukan bersama berbagai pihak guna memastikan rangkaian pelaksanaan ibadah, penyembelihan hewan kurban hingga distribusi daging kepada masyarakat penerima berjalan lancar.
Jika tren ini terus bertahan, bukan tidak mungkin total nilai kurban warga LDII Wonogiri masih akan bertambah dan melampaui capaian sementara saat ini. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















