Beranda Nasional Jogja Bawa Celurit Hendak Tawuran, Remaja di Sleman Ini Malah Kecelakaan dan Diringkus...

Bawa Celurit Hendak Tawuran, Remaja di Sleman Ini Malah Kecelakaan dan Diringkus Polisi  

Ilustrasi celurit | freepik

SLEMAN, JOGLOSEMARNEWS.COM — Rencana tawuran yang diduga hendak dilakukan seorang remaja di Maguwoharjo, Sleman, berakhir sebelum dimulai. Bukan berhadapan dengan kelompok lawan, remaja berinisial ZK (18) itu justru lebih dulu mengalami kecelakaan tunggal hingga keberadaan celurit yang dibawanya terungkap.

Warga Maguwoharjo, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman tersebut kemudian diamankan polisi karena kedapatan membawa senjata tajam tanpa izin.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Nanggulan, Maguwoharjo, pada Senin (28/9/2026) malam.

Kasihumas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro mengatakan, polisi awalnya datang ke lokasi setelah mendapatkan informasi mengenai kecelakaan tunggal.

Namun, saat melakukan pemeriksaan di sekitar tempat kejadian, petugas menemukan benda lain yang membuat penanganan perkara tersebut berkembang.

“Di lokasi (kecelakaan), petugas menemukan sebilah celurit yang berada di sekitar ZK,” kata Argo, Selasa (29/9/2026).

Baca Juga :  Gas Bocor Diduga Picu Ledakan Warmindo Sleman, 3 Pegawai Dilarikan ke Sardjito

Celurit tersebut memiliki panjang sekitar 50 sentimeter. Dari pemeriksaan awal, ZK mengakui bahwa senjata tajam itu merupakan miliknya.

Keterangan remaja tersebut kemudian mengungkap dugaan tujuan membawa senjata tersebut. Kepada petugas, ZK mengaku celurit itu rencananya digunakan untuk tawuran dengan kelompok lain.

Aksi tersebut belum sempat dilakukan karena kendaraan yang ditumpanginya lebih dulu mengalami kecelakaan.

Polisi kemudian mengamankan celurit tersebut sebagai barang bukti. Sepeda motor Honda Vario warna hitam yang digunakan ZK juga turut diamankan untuk kepentingan penyidikan.

ZK diketahui merupakan remaja yang sudah tidak bersekolah. Saat ini, kasus tersebut masih ditangani Polsek Depok Timur untuk proses hukum lebih lanjut.

Polisi kembali mengingatkan agar kalangan remaja tidak membawa senjata tajam, terlebih untuk kepentingan tawuran atau aksi kekerasan di jalanan.

Baca Juga :  Nekat! Pencuri di Gunungkidul Gasak 6 Etalase Penuh Rokok Sekaligus

Argo juga meminta keluarga ikut mengambil peran dalam mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama di luar rumah.

“Orangtua juga kami harapkan meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak guna mencegah keterlibatan dalam aksi kekerasan dan kejahatan jalanan,” kata Argo. [*]  Disarikan dari sumber berita media daring

 

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.