loading...


Ilustrasi

Nanti malam bakal terjadi fenomena alam yang langka, yakni gerhana bulan. Meski itu merupakan fenomena alam yang rasional, namun ada mitos-mitos yang melingkupi seputar fenomena yang satu ini. Apa saja mitos tersebut?

 

Mitos Tentang Tuhan yang Sedang Marah

Mitos ini berkembang di Bangsa Yunani Kuno. Masyarakat di sana memercayai jika datangnya gerhana bulan itu merupakan pertanda bahwa  Tuhan sedang marah,  dan itu merupakan awal dari sebuah bencana besar.

Kata gerhana (eclipse) sendiri berasal dari bahasa Yunani Kuno “ekleipsis” yang memiliki arti ditinggalkan.

 

Mitos Tentang Bulan sedang Terluka

Beda lagi dengan yang dipercaya oleh suku Hupa di bagian utara California. Gerhana bulan disebut-sebut sebagai tanda jika bulan sedang terluka. Suku Hupa meyakini kalau bulan memiliki 20 isteri dan banyak hewan peliharaan buas seperti singa dan ular.

Baca Juga :  Terlalu Asyik Main Ponsel, Ibu Ini Sampai Tak Tahu Anaknya Terjerumus ke Celah Peron

Konon ketika bulan telat memberi makan hewan peliharaannya, mereka akan menyerang bulan hingga membuatnya berdarah. Kemudian, para istri menolong bulan dan melindungi dari serangan hewan peliharaannya.

 

Mitos tentang Makanan yang Terpapar Racun

Mitos ini berkembang di masyarakat Jepang. Secanggih apapun sebuah negara, ternyata Masyarakat di Jepang masih percaya tentang mitos gerhana bulan total. Sewaktu terjadi gerhana bulan total, ada racun yang disebarkan ke bumi. Makanya mereka menutup sumur-sumur atau sumber air lain supaya tidak terkontaminasi racun.

Baca Juga :  Tragis, Pelajar di Rusia Menembaki Teman-temannya Secara Membabi Buta di Sekolah, 18 Nyawa Melayang

Mitos tentang Bulan yang Dimakan Naga

Mitos ini berkembang di masyarakat Cina. Masyarakat di sana  meyakini, gerhana bulan total terjadi, disebabkan oleh seekor naga yang marah dan memakan bulan. Lalu para warga akan menyalakan petasan untuk mengusir naga tersebut.

Nah, bagaimana dengan masyarakat Jawa?

Mitos tentang Bulan Dimakan Batara Kala

Mitos gerhana bulan di masyarakat Jawa ini ternyata mirip-mirip dengan mitos di negeri China. Yang menggambarkan bulan sebagai objek penderita. Masyarakat Jawa percaya jika momen gerhana bulan total merupakan  pertanda datangnya Batara Kala. Momen di mana bulan perlahan menghilang, adalah peristiwa raksasa Batara Kala tengah memakan bulan.

Baca Juga :  Wanita Ini Tercebur ke Dalam Tabung dan Diserbu Ikan Hiu, Begini Nasibnya

Karena itu, untuk mengusir Batara Kala, para penduduk kemudian menabuh lumpang (tempat penumbuk dari besi) dengan maksud menakuti Batara Kala.

Nah, percayakah Anda akan mitos-mitos yang mengiringi gerhana bulan ini? Keputusan ditangan Anda….. (dari berbagai sumber)

Loading...