loading...


Tim Polsek dan Koramil Tanon saat mengecek rumah yang rusak diterjang angin puting beliung di Dukuh Karang, Gading, Tanon, Kamis (25/1/2018) petang. Foto/JSnews

SRAGEN– Musibah angin puting beliung menerjang wilayah Desa Gading,  Kecamatan Tanon,  Sragen, Kamis (25/1/2018) siang. Angin berkecepatan tinggi itu memporak-porandakan belasan rumah warga di Dukuh Karang RT 4, Desa Gading, Tanon.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun kerugian material ditaksir mencapai jutaan rupiah. Terjangan angin juga membuat satu keluarga dimungkinkan harus mengungsi akibat seluruh genting rumahnya rontok disapu angin.

Informasi yang dihimpun di lapangan, angin menerjang sekira pukul 14.00 WIB.  Menurut warga setempat,  angin datang bersamaan hujan deras yang mengguyur.

Baca Juga :  Peringatan, BMKG Prediksi Kemarau Panjang di Sragen Baru Akan Berakhir 20 November. BPBD Imbau Warga Hemat Air 

“Sekitar 10 menit pas deras-derasnya hujan, lalu ada angin kencang langsung mengenai rumah-rumah.  Suaranya bergemuruh dan genting-genting pada rontok kena angin. Rahayune nggak ada yang sampai ambruk. Hanya genting saja yang rusak, ” ujar Yanto,  salah satu warga Gading dikonfirmasi.

Data yang dihimpun di Polsek Tanon menunjukkan dari belasan rumah yang kena,  ada 10 rumah yang mengalami kerusakan cukup signifikan yakni kerusakan sedang dan satu lainnya rusak berat.

Semua rumah yang rusak terpusat di Dukuh Karang RT 4. Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Tanon,  AKP Agus Jumadi memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Namun dari pengecekan di lapangan,  memang ada 10 rumah yang rusak sedang dan satu rusak berat pada bagian genting diterjang angin.

Baca Juga :  Kombes Pol (Purn) Sarbini, Mantan Perwira Polda Jateng Yang Banting Setir Nyaleg DPRD Sragen. Maju Dari Dapil VI, Siap Sedekahkan Gajinya Untuk Masyarakat

“Rata-rata gentingnya rontok dan diterjang angin. Ada satu rumah yang memang gentingnya sampai habis dan mungkin harus mengungsi dulu.  Kalau yang lain masih bisa ditempati karena hanya sebagian yang rusak, ” paparnya.

Menurut rencana,  tim akan diterjunkan bersama elemen lain,  BPBD,  dan warga untuk bekerjabhakti pada besok (Jumat, 26/1/2018). Wardoyo

Loading...