JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Raih Predikat Kinerja Terbaik, Jokowi Terima Penghargaan dari Kapolres Sragen

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman saat menyerahkan bendera merah tanda kinerja terbaik kepada AKP Jokowi, Rabu (17/1/2018) di Mapolres Sragen. Foto/JSnews
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman saat menyerahkan bendera merah tanda kinerja terbaik kepada AKP Jokowi, Rabu (17/1/2018) di Mapolres Sragen. Foto/JSnews

SRAGEN– Jokowi dinobatkan sebagai pimpinam dengan predikat kinerja terbaik bulan ini oleh Polres Sragen. Sebagai bentuk penghargaan,  Jokowi mendapatkan kehormatan meraih bendera merah sebagai tanda kinerja terbaik dari Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman, Rabu (17/1/2018).

Namun,  jangan salah,  Jokowi yang dimaksud itu bukanlah Presiden RI Joko Widodo. Akan tetapi,  Jokowi yang ini adalah AKP Joko Widodo yang saat ini menjabat Kapolsek Sambungmacan,  Polres Sragen dan kebetulan memiliki nama dan panggilan sama dengan Presiden RI asal Solo tersebut.

Ya,  AKP Jokowi dinobatkan meraih predikat sebagai Kapolsek berkinerja terbaik bulan Januari 2018. Penghargaan itu diberikan atas hasil akumulasi penilaian yang dilakukan tim khusus Polres Sragen yang dibentuk Kapolres.

AKP Jokowi meraih nilai tertinggi 123,3;  disusul Kapolsek Sragen Kota AKP Suseno dengan nilai 117,9; dan Kapolsek Kedawung AKP Bambang Susilo dengan nilai 109,6.

Baca Juga :  Bersama Mbak Luluk, Darmadi Tokoh Pertanian asal Karanganyar Ungkap Temuan Spektakuler Cara Tanam Bawang Merah Bukan Lewat Umbi. Mbak Luluk Siap Bantu Pengembangan

Ketiga Kapolsek terbaik itu pun mendapat kehormatan dihadirkan dalam apel dan mendapat bendera merah sebagai tanda berkinerja terbaik.

“Pak AKP Jokowi memang berhak dapat bendera merah karena nilainya paling tinggi bulan ini. Artinya kinerjanya paling baik dinilai dari beberapa aspek baik dalam operasional maupun aspek pembinaan, ” papar AKBP Arif Budiman,  Rabu (17/1/2018).

Menurutnya,  penerapan penilaian dilakukan oleh tim khusus dengan aspek penilaian meliputi kinerja secara keseluruhan baik dalam operasional maupun pembinaan. Penilaian digelar secara rutin dan diakumulasikan setiap akhir bulan untuk menentukan tiga Kapolsek terbaik dari 20 Polsek yang ada.

Baca Juga :  Turun ke Jalan, Ribuan Warga PSHT Masaran dan Sidoharjo Sragen Tolak Perobohan Tugu Perguruan. "Bukan Soal Uang Mbangun Tugu, Tapi Ada Lambang Yang Sudah Ada di Jiwa Kami"!

“Bagaimana mereka melakukan pembinaan ke jajarannya,  sikap tampang,  seberapa aktif melakukan sambang warga dan patroli ke lapangan. Termasuk keberhasilan ungkap kasus yang poinnya paling tinggi.  Semua aspek kita nilai secara obyektif. Jadi nggak asal, ” terangnya.

Ia berharap dengan reward itu, para Kapolsek bisa berlomba-lomba memberikan yanh terbaik dalam melayani masyarakat.  Lebih dari itu, langkah itu diharapkan makin meningkatkan motivasi jajaran di semua lini untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

“Dengan selalu berusaha memberikan pelayanan yang baik,  maka pada akhirnya, karakter melayani dan bertugas sebaik mungkin itu akan menjadi budaya dan tertanam di semua personel,” tandasnya. Wardoyo