JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Internasional

Bos Facebook Pun Ngaku Turut Jadi Korban Pencurian Data, Ini Ceritanya

Ilustrasi/Tribunnews

Data pribadi dari 87 juta pengguna jejaring sosial Facebook bocor ke perusahaan pihak ketiga bernama Cambridge Analytica, yang kemudian menggunakannya untuk kepentingan politik.

Hal ini menjadi skandal kebocoran data yang mengguncang Facebook. Terdapat 1 juta pengguna di Indonesia yang turut terdampak pencurian data ini.

Ternyata, bukan hanya para pengguna Facebook yang menjadi korban kebocoran data.

Baca Juga :  Studi Profesor di Universitas AS Klaim Ada Kemungkinan Wabah Demam Berdarah Hambat Penyebaran Covid-19

CEO sekaligus pendirinya, Mark Zuckerberg, pun ikut tertimpa kesialan serupa. Setidaknya begitulah menurut pengakuan Zuckerberg dalam kesaksiannya di hadapan Komite Energi dan Perdagangan Kongres Amerika Serikat di GEdung Capitol Hill, Washington DC, Rabu (11/4/2018).

Ketika ditanya oleh Senator Anna Eshoo apakah data pribadi Zuckerberg dijual ke Cambridge Analytica, orang nomor satu di Facebook itu menjawab “Ya” tanpa membeberkan detil lebih jauh tentang jawabannya.

Baca Juga :  Ini Peraturan Pelaksanaan Ibadah Umrah di Masa Pandemi Covid-19: Batas Waktu hanya 3 Jam, Jemaah Dibagi Per Kelompok 1.000 Orang

Kali itu merupakan kesaksian kedua Zuckerberg di hadapan kongres AS, terkait masalah keamanan data pengguna Facebook.

Sehari sebelumnya, Selasa, Zuckerberg sudah memberikan kesaksian dan menjawab pertanyaan dari para wakil rakyat AS selama 5 jam. # Tribunnews