JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Tak Hanya di Rumah Sakit, Bidan Juga Bisa Kerja Jadi Peneliti hingga di Dinsos

Acara ucap janji bidan di Wonogiri
Acara ucap janji bidan di Wonogiri

WONOGIRI-Paradigma masyarakat terhadap masa depan profesi bidan masih perlu diubah. Selama ini, masih  berkembang anggapan bahwa lulusan kebidanan tidak dapat mencari pekerjaan selain di rumah sakit, maupun poliklinik.

Hal ini kadang memicu belum begitu tingginya animo masyarakat terhadap pendidikan kebidanan.

Pembantu Direktur II Akademi Kebidanan Giri Satria Husada Wonogiri, Sri Widayatni mengungkapkan, adalah anggapan yang keliru jika ada yang mengatakan lulusan mahasiswa kebidanan tidak bisa mencari pekerjaan lain.

“Padahal banyak sekali pekerjaan yang berkaitan dengan kesehatan membutuhkan lulusan kebidanan,” ungkap dia, Jumat (6/4/2018).

Baca Juga :  Ini Dugaan Penyebab Menurunnya Partisipasi Pemilih Dalam Pilkada, Gegara Penggabungan TPS Hingga Jarak Semakin Jauh Dikhawatirkan Pemilih Malas Datang

Dia menyebut, lulusan kebidanan bidang kerjanya tidak sebatas sebagai bidan. Terlebih peluang lulusan kebidanan masih terbuka lebar di Wonogiri saat ini.

“Apalagi sesuai undang- undang, setelah mereka lulus bisa berkarya sebagai bidan mandiri,” jelas dia

Dia menjelaskan, sudah 16 angkatan lulusan Akbid Giri Satria Husada bekerja di berbagai tempat dan posisi, baik di Wonogiri dan eks karisidenan Surakarta bahkan di luar Pulau Jawa. Di Wonogiri sendiri, di tahun 2015 dan 2016 ada sekitar 150 mahasiswanya lolos seleksi CPNS.

Baca Juga :  Update COVID-19 Wonogiri, Masuk Zona Kuning 193 Pasien Sembuh Belasan Lainnya Masih Dirawat di Rumah Sakit

“Seperti tahun lalu, ada lima mahasiswa lulusan kami yang direkrut oleh Dinsos (Dinas Sosial). Ada juga yang saat ini menjadi tenaga penelitian demografi kesehatan yang dilakukan UGM,dan di BPJS. Bahkan, saat ini juga ada yang sudah pegang empat klinik di Kalimantan dan gajinya pun lumayan tinggi,” tandas dia. Aris Arianto