loading...
Loading...
Tribunnews

JAKARTA – Presiden Joko Widodo menyatakan negara akan menanggung biaya pengobatan korban ledakan bom yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur.

“Untuk korban yang luka-luka, mari kita doakan agar segera diberi kesembuhan, dan negara menjamin semua biaya pengobatan dan perawatan para korban,” kata Jokowi, di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018).

Baca Juga :  Kopi Penambah Stamina Merk Cleng Harganya Rp 12.000, Tidak Jadi Perkasa Malah Harus Dirawat di Rumah Sakit

Seperti diketahui, sampai pukul 12.30  wib tadi, polisi menyebutkan 41 orang terluka akibat aksi bom bunuh diri ini. Sementara korban tewas sebanyak 10 orang.

Jokowi juga mendoakan para korban meninggal dalam kejadian ini dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

Baca Juga :  Posisi Vakum, Presiden Diminta Segera Tunjuk Plt Ketua KPK

“Kita berdoa kepada korban yang meninggal dunia, semoga mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Jokowi.

Sebelumnya, ledakan terjadi di tiga gereja di Surabaya, yaitu di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya, Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Diponegoro, dan Gereja Pantekosta Pusat di Jalan Arjuna.

Baca Juga :  Viral, Foto Panas Wanita Cantik Berseragam ASN Pemprov Jabar Tersebar Luas di Media Sosial

www.tribunnews.com

Loading...