loading...
Loading...
Tribunnews

JAKARTA – Presiden Joko Widodo menyatakan negara akan menanggung biaya pengobatan korban ledakan bom yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur.

“Untuk korban yang luka-luka, mari kita doakan agar segera diberi kesembuhan, dan negara menjamin semua biaya pengobatan dan perawatan para korban,” kata Jokowi, di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018).

Seperti diketahui, sampai pukul 12.30  wib tadi, polisi menyebutkan 41 orang terluka akibat aksi bom bunuh diri ini. Sementara korban tewas sebanyak 10 orang.

Baca Juga :  Ini Contoh-contoh Ucapan Selamat Imlek 2020, Pas untuk Status dan Dikirim via WA

Jokowi juga mendoakan para korban meninggal dalam kejadian ini dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

“Kita berdoa kepada korban yang meninggal dunia, semoga mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Jokowi.

Sebelumnya, ledakan terjadi di tiga gereja di Surabaya, yaitu di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya, Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Diponegoro, dan Gereja Pantekosta Pusat di Jalan Arjuna.

Baca Juga :  Terima Duit Terkait Investasi Bodong, Ari Sigit Dicecar 6 Jam di Mapolda Jatim

www.tribunnews.com

Loading...