loading...
Foto/Tempo.co

JAKARTA- Presiden Joko Widodo alias Jokowi menegaskan akan memecat para aparat pemerintahan yang melakukan pungutan liar atau pungli terhadap para pengemudi truk angkutan barang. Seruan serupa juga dilontarkan Wakapolri yang meminta sopir tak segan memvideokan apabila ada polisi yang memalak atau mungli di jalan.

“Disikat semuanya,” kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Selasa (8/5/2018).

Jokowi mengaku sebetulnya sudah mendengar masih adanya pungli yang dialami para pengemudi truk. Namun, ia tak menyangka bahwa kasus pungli tersebut cukup banyak dan dilakukan oleh preman, aparat kepolisian, dan pemerintahan.

Baca Juga :  Pemerintah Gratiskan Listrik 450 VA dan Diskon 50 % Listrik 900 VA Selama 3 Bulan

“Saya kan dengarnya sedikit, ternyata setelah bertanya kepada para pengemudi, para supir ternyata sangat banyaknya. Kaget dong. Masa enggak boleh kaget saya,” kata Jokowi.

Setelah mendengar curhat para pengemudi truk, Jokowi mengatakan segera memerintahkan Wakil Kepala Kepolisian RI Komisaris Jenderal Syafruddin untuk menindaklanjuti.

Sebab, ia menilai pungli yang dialami pengemudi truk telah membuat resah, tidak nyaman, dan sangat mengganggu. Pungli, kata Jokowi, juga menyebabkan biaya transportasi tinggi karena adanya cost tambahan yang seharusnya tidak perlu.

Baca Juga :  Berstatus ODP, 300 Anggota Jamaah Diisolasi di Masjid Tamansari Jakarta Barat

www.tempo.co