Beranda Daerah Sragen Innalillahi.. Usai Jual Ikan Hasil Mancing, Pelajar SMP Asal Miri Sragen Ditemukan...

Innalillahi.. Usai Jual Ikan Hasil Mancing, Pelajar SMP Asal Miri Sragen Ditemukan Tewas di WKO 

1165
BAGIKAN

Jasad pelajar SMP yang ditemukan tewas di WKO saat divisum tim medis dan kepolisian. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Waduk Kedung Ombo (WKO) kembali menghadirkan cerita duka. Seorang remaja yang duduk di bangku SMP, Saiful Anwar (13) ditemukan tewas di perairan WKO Dukuh Sendangboto, RT 10, Desa Soko, Miri,  Jumat (13/7/2018).

Pelajar asal Dukuh Pungkruk RT 1,Desa Doyong, Miri itu ditemukan tak bernyawa setelah sempat menghilang ketika mandi di lokasi kejadian. Jasad korban ditemukan dua jam kemudian.

Informasi yang dihimpun di lapangan, kejadian bermula ketika sekira pukul 15.00 WIB,  korban terlihat memancing di lokasi kejadian. Menurut saksi, Dian Hadika Putra (23) asal Kuyang, Pantirejo, Sukodono dan Gopur Ngarim (21), sore itu melihat korban memancing bersama mereka.

Kemudian, keduanya membeli ikan hasil pancingan milik korban seharga Rp 10.000. Setelah sepakat, keduanya meminta tolong korban untuk membersihkan ikan yang sudah dibeli.

Korban kemudian mencuci ikan di dalam air WKO dekat lokasi ia memancing. Selesai membersihkan ikan, korban melanjutkan mandi di lokasi yang sama.

Namun baru mencebur ke air, mendadak tubuh korban langsung menghilang dan tak muncul. Melihat itu, kedua saksi langsunh berteriak minta tolong sehingga warga berhamburan membantu pencarian.

Setelah dua jam berselang, jasad korban baru ditemukan sudah dalam kondisi meninggal.

Baca Juga :  Amankan Kunjungan Presiden ke Gondang Sragen,  Polres Kerahkan 470 Personel Jaga Semua Jalur

“Awalnya korban hendak mandi setelah membersihkan ikan. Namun kemudian tenggelam dan setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan sudah meninggal dunia,” papar Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Miri, AKP Fajar Nur Ihsanudin, Sabtu (14/7/2018).

Seusai ditemukan, tim Polsek bersama petugas Puskesmas langsung melakukan identifikasi. Kapolsek memastikan tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh korban.

Pelajar malang itu dipastikan tewas akibat tenggelam. Dari keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi dan diduga kambuh saat mandi.

“Karena kerabat sudah menerima sebagai musibah, jasad korban kita serahkan kepada keluarga setelah divisum untuk dimakamkan,” pungkasnya. Wardoyo