loading...


Ilustrasi kebakaran

SRAGEN- Musibah kebakaran hebat terjadi di Tanon, Selasa (10/7/2018) dinihari. Kebakaran menghanguskan rumah milik Tugimin (55) di Dukuh Geneng RT 3, Karangasem, Tanon.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 01.30 WIB di tengah kondisi warga dan penghuni rumah tengah terlelap. Pemilik rumah, Partinah (49) langsung syok meski berhasil menyelamatkan diri dari kobaran api saat suaminya sedang merantau.

Data yang dihimpun di lapangan, kebakaran terjadi dinihari. Api kali pertama diketahui Tugiyarso (43) yang dikejutkan dengan percikan api dari kamar Husein Abdullah (13) anak korban.

Baca Juga :  Korupsi Penjualan Aqua Rp 121 Juta, Kepala Depo CV Citra Mulia Sragen Dijebloskan Penjara 

Saat kejadian, Partinah dan putranya tidur di ruang tamu. Melihat percikan api langsung membesar, Tugiyarso langsung membangunkan keduanya dan berteriak minta tolong.

Dalam sekejap api langsung berkobar melahap rumah besar berkonstruksi kayu jati tersebut. Warga langsung berhamburan membantu pemadaman.

Tak lama berselang,  tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba melakukan pemadaman.

Namun kondisi api yang sudah membesar membuat upaya pemadaman harus terkendala. Api baru bisa padam ketika seisi rumah sudah hangus. Korban tak lagi bisa mengevakuasi barang berharga.

Baca Juga :  Polres Sragen Ringkus Maling Motor Petani di Sumberlawang Sragen Saat Sembunyi di Boyolali. Sempat Mengganti Pelat Nomor AD Jadi W 
Tim pemadam dan Polsek Tanon saat olah TKP. Foto/Wardoyo

Akibatnya,  selain rumah luluhlantak, barang berharga, surat berharga hingga uang tunai Rp 3 juta di dalamnya juga hangus jadi abu. Kerugian diperkirakan Rp 75 juta.

Melihat rumah dan isinya hancur,  Partinah langsung syok dan tak henti meratap. Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Tanon, AKP Heru Budiarto membenarkan kejadian tersebut.

Menurutnya dari hasil olah TKP dan keterangan korban, kebakaran tidak disebabkan oleh obat nyamuk bakar. Namun diperkirakan dipicu oleh korsleting listrik.

Baca Juga :  Marak, Selebaran Sragen Melawan dan Perombakan Total PSSI. Hastag  #EdyOut Muncul di Mana-mana 

“Tidak ada korban jiwa,  penyebab kebakaran karena kosleting,” tukasnya. Wardoyo

 

 

 

Loading...