loading...
Kondisi rumah warga di Gumantar, Lombok Utara yang hancur pasca gempa dahsyat. Foto/Humas Kab

LOMBOK – Musibah gempa bumi dahsyat yang memporakporandakan Lombok, memantik reaksi dari Pemkab Sragen. Pemkab melalui tim yang dipimpin Wabup Dedy Endriyatno dan Kepala DKK, Hargiyanto bertolak ke Lombok untuk menyalurkan bantuan dari warga Sragen yang terkumpul.

Tim tiba di Lombok Sabtu (18/8/2018).   Tim kesehatan terdiri dari Agus Trimanto, dengan 2 perawat Munadi dan Setianto di Desa Gumantar, Kayangan, Lombok Utara.

Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian sekaligus menyalurkan dana bantuan dari seluruh masyarakat Sragen, yang telah terkumpul di Posko Pemerintah Kabupaten Sragen.

Loading...

Dalam kesempatan tersebut, Wabup menyampaikan Pemkab Sragen hadir di Lombok Utara untuk membantu penanganan dan pemulihan.

Baca Juga :  Miris, Belasan Siswa SMPN di Sragen Tertangkap Simpan Video Asusila. Satpol PP Amankan 49 HP Siswa dalam 2 Hari 

“Kita membawa dari Tim Medis yaitu 1 dokter ,dan 2 perawat yang membawahi di Desa Gumantar dan berkoordinasi dengan FK UNS, PMI Solo, IDI Klaten, dan RS Moewardi Solo,” terang Wabup.

Wabup menuturkan agenda dimulai Sabtu dengan memetakan permasalahan dan kebutuhan. Selanjutnya akan diketahui total kebutuhan apa yang ada di lapangan sekaligus penyiapan tenaga teknis dan material apa yang harus dibantukan.

‌Berdasarkan hasil pemetaan di lapangan, warga korban gempa sangat membutuhkan fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK).

“Awal pekan ini Pemkab Sragen akan membangun 75 MCK karena ini skala prioritas yang sudah mendesak,” terang Wabup.

Baca Juga :  Satu Sekdes di Sragen Dipenjara Karena Nyalo KTP, Dispendukcapil Imbau Para Calo Segera Tobat. Selain Ancaman Pidana, Ini Kerugian Jika  Mengurus Lewat Calo! 
Wabup Sragen dan Kepala DKK saat menyalurkan bantuan warga Sragen ke lokasi gempa lombok utara, Minggu (19/8/2018). Foto/Humas Kab

Kegiatan itu dilakukan sebagai wujud dari tanggungjawab kepada masyarakat. Ia berharap kepedulian itu bisa meringankan beban warga Lombok yang terdampak musibah gempa.

Selain itu, Kepala DKK Sragen Hargiyanto menyampaikan DKK Sragen akan mengirimkan Tim kesehatan secara bertahap dan bergilir seminggu sekali. Mereka ditugaskan untuk membantu penanganan korban sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan.

“Kita juga menyiapkan obat-obatan, antisipasi yang mulai terserang ISPA, penyakit Kulit dan antisipasi kejadian Diare , hingga menyiapkan kebutuhan air bersih” jelas Kepala DKK Sragen.

Baca Juga :  Warga Kandangsapi Jenar Geruduk Inspektorat Sragen Laporkan Dugaan Penyimpangan Mantan Kades. Diduga Sewakan Tanah Kas Desa Sampai 2024 Tanpa Lelang

Sementara itu Kepala Desa Gumantar, Jafardi mengungkapkan rasa terimakasihnya atas bantuan dan kerjasama dari Pemerintah Kabupaten Sragen.

“Masyarakat Desa Gumantar mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Sragen yang sudah ikut serta peduli membantu kami, Semoga bisa membantu kami untuk bangkit lagi, serta bisa memotivasi warga kami,” tukasnya.

Data yang dilansir otoritas setempat,  dari Kepala Desa setempat, ada sebanyak 2.047 Kepala Keluarga yang berjumlah 6.366 orang, sedangkan jumlah korban meninggal dunia akibat gempa di wilayah itu tercatat mencapai 47 orang. Wardoyo

Loading...