JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Dukung Capres No 1, Yenny Wahid Yakin Jokowi akan Menang Pilpres 2019

tempo.co
tempo.co

JAKARTA – Putri Almarhum Gus Dur, Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid (Yenny Wahid) resmi menyatakan dukungannya kepada Pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019. Sambil mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Yenny Wahid yakin pasangan Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin bakal memenangkan Pilpres 2019.

Yenny mengkumandangkan dukungannya di rumah pergerakan Gus Dur di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan pada Rabu, (26/9/2018). Tempat itu dipilih karena merupakan kantor Partai Kebangkitan Bangsa versi Gus Dur. “Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim kami mendukung pasangan nomor 01. Bismillah, Presiden Jokowi akan memimpin kembali,” ujar Yenny.

Sebelumnya, putri kedua Presiden RI ke-empat Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ini mengungkapkan, keputusannya ini melalui proses pemikiran rasional dan spiritual.
Secara rasional, ia dan para kader Gus Dur melihat dan mengkaji visi misi yang dibawa masing-masing calon presiden.

Baca Juga :  Daftar Lengkap Libur Nasional dan Cuti Bersama 2021, Total 23 Hari

Selain mengkaji visi dan misi pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin, ia juga mencermati pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno. Sedangkan secara spiritual, kata Yenny, berdasarkan hasil istikarah 9 kiai dan ulama, salah satunya adalah murid dari ulama ternama Suriah Sheikh Wahbah Zuhaili.

Dari Barikade Gus Dur hingga Forum Kiai

Pengumuman tersebut juga bertepatan dengan Silaturahmi Nasional Barisan Kader Gus Dur. Kelompok pendukung Gus Dur yang hadir dalam acara ini antara lain Barikade Gus Dur, Gatara (Gerakan Kebangkitan Nusantara), Jaringan Perempuan Nusantara, Forum Silaturahmi Santri Nusantara, Forum Alumni Timur Tengah, Forum Kiai Kampung Nusantara, Jaringan Perempuan Untuk NKRI,dan Political Movement.

Baca Juga :  Ditanya Soal Dana, Kubu Amien Rais Yakin Partainya Tetap Bisa Menjadi Besar

Dalam orasinya, Yenny menyebut, bangsa ini sedang susah, karena itu pemimpin yang dicari adalah orang yang mau ikut gerah. “Pemimpin yang kami rindu adalah pemimpin yang mendengar nurani rakyat. Pemimpin yang tidak berjarak dengan masyarakat. Pemimpin yang tidak canggung memeluk warga dan bersama mereka berbaur dan berbagi aroma keringat”.

Atas dasar pandangan dan pertimbangan-pertimabangan itulah, dirinya memutuskan untuk melabuhkan dukungan kepada Jokowi – Ma’ruf Amin. “Dua-duanya berpikir dan bertindak sederhana, namun kaya dalam karya,” ujar Yenny Wahid menutup pidatonya.

www.tempo.co