loading...


Kumpulan TKI Sragen di Taiwan. Foto/Istimewa

SRAGEN- Kematian Dodi (30), TKI kelahiran Brumbung, Karangasem, Tanon, yang tewas secara tragis di Taiwan, memantik empati dari banyak pihak. Tak terkecuali komunitas TKI Sragen di Taiwan.

Para pahlawan devisa asal Sragen yang bekerja di Taiwan langsung mengucapkan belasungkawa untuk almarhum. Selain itu, komunitas TKI yang tergabung dalam Taiwan Kumpulan Wong Sragen (TKWS) juga menggelar doa bersama di Taiwan.

“Kami dan rekan-rekan sesama TKI di Taiwan ikut berbela sungkawa. Semoya keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” papar Gito, Ketua TKWS Jumat (14/9/2018).

Baca Juga :  Tambah Parah, Diguyur Hujan Pasar Sumberlawang Rp 13,7 Miliar Malah Banjir Semata Kaki. Pedagang Sebut Proyek Tak Manusiawi

Ia juga menyampaikan sebagai bentuk solidaritas, komunitas TKI Sragen juga akan menggelar doa bersama. Doa bersama sedianya bakal digelar Minggu (17/9/2018) mendatang.

“Kami bersama rekan-rekan Sragen ingin mengirim doa, sebagai tanda kepedulian sesama perantau,” terangnya.

TKI malang itu dilaporkan meninggal pada 28 Agustus 2018 karena kecelakaan kerja di perusahaan operator kaca di Taiwan.

Hujan tangis mengiringi kedatangan  jenasah TKI yang tewas di Taiwan tersebut hingga ke pemakaman.

Baca Juga :  Panas Kasus Gondang Bersalawat, Ketua DPRD Sragen Panggil 4 Pihak. Minta Tak Ditutup-tutupi! 

Jenasah almarhum tiba sekitar pukul 01.30 WIB. Mengingat sudah menunggu lama, jenasah langsung diberangkatkan ke pemakaman pukul 02.40 WIB.

Pemulangan jenasah diantar oleh Dirut PT Putra Bragas Mandiri Wonosobo, Sumarah Eko Prayitno selaku PPTKIS yang memberangkatkan Dodi. Ratusan pelayat turut hadir, termasuk Muspika, dan anggota DPRD setempat.

Seusai tiba, sempat dilakukan serah terima jenasah dan barang milik almarhum kepada keluarga yang diwakili istri almarhum, Wulan Suhartini. Serah terima disaksikan perwakilan Disnaker, Suyono, Camat Tanon Suratman, Kapolsek AKP Heru Budiharto dan tokoh lainnya. Wardoyo

Baca Juga :  Berkas Skandal Kasus Perdes Saradan Sragen Bolak-Balik Kejaksaan-Polres. Ada Apa? 

 

Loading...