ACT DIY Kirimkan 7 Relawan dan 5 Truk Logistik ke Palu-Donggala

Dok ACT DIY

JOGJA – Kabar duka gempa dan tsunami di Palu-Donggala tak berhenti memanggil. Bencana  yang terjadi sejak Jumat (28/9/2018), telah menyisakan suasana mencekam dan duka mendalam.

Belum sepekan sejak terjadinya gempa pertama di Palu dan Donggala tercatat korban meninggal telah mencapai 1.374 jiwa dan sebanyak 65.21 warga mengungsi.

Diketahui sampai Selasa (2/10/2018) kemarin, masih banyak jenazah korban yang belum ditemukan. Apalagi laporan orang hilang dan korban luka berat yang mencapai ratusan. Sehingga kebutuhan tenaga penyelamat dan tenaga medis masih sangat dibutuhkan.

Terkait bencana tersebut, Rabu sore (3/10/2018) ) Aksi Cepat Tanggap (ACT) DIY memberangkatkan tujuh  relawan ke Palu, Sulawesi Tengah. Dari mereka,  empat diantaranya merupakan relawan rescue dan tiga  lainnya relawan  medis profesional.

Relawan yang berangkat dari kantor ACT DIY diperkirakan akan sampai di posko utama ACT di Palu pada kamis besok, dengan menggunakan armada pesawat.

Nurhidayah, satu-satunya relawan perempuan yang ikut diberangkatkan menyampaikan rasa kepeduliannya.

“Saya ikut misi ini  karena beberapa hari terakhir ini adik-adik saya di asrama pada menangis, mereka belum mendapat kabar bagaimana kondisi keluarganya di Palu dan Donggala, ” ujarnya, sebagaimana rilis yang dikirim Nasrudin dari ACT DIY ke Joglosemarnews.

Nurhidayah merupakan salah satu mahasiswa dari kampus kesehatan yang telah bergabung di Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) DIY sejak tahun lalu. Ia memutuskan berangkat karena ada panggilan kemanusiaan untuk membantu saudara-saudara di Palu dan Donggala.

Lain halnya dengan Aan, ia merupakan relawan asli Donggala, Sulawesi Tengah yang kebetulan kuliah di Jogja.

“Keluarga besar saya di Donggala semua mas, sampai hari ini saya telfon belum juga ada jawaban, jujur saja saya khawatir, saya ke Donggala ini selain untuk membantu proses evakuasi, semoga saya dapat bertemu keluarga saya dalam keadaan sehat semua,” tandasnya kepada tim ACT yang sebelum keberangkatan.

Pemberangkatan tersebut merupakan pemberangkatan tahap pertama yang akan disusul dengan pengiriman lima truk kemanusiaan  Jumat (5/10/2018).

“Truk-truk tersebut berisi logistik nantinya diberangkatkan dari Jogja dan akan berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya bersama ACT Jawa Tengah dan Jawa Timur,” terang Agus Budi Hariyadi, Kepala Cabang ACT DIY.  #suhamdani