JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Klaten

Geger Nenek 71 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri di Atap Rumah. Diduga Karena Ini.. 

Tim saat melakukan olah TKP. Foto/Humas Polda
Tim saat melakukan olah TKP. Foto/Humas Polda

KLATEN – Warga Desa Bawak, Kecamatan Cawas digemparkan dengan temuan seorang nenek yang tewas gantung diri Sabtu (15/12/2018). Nenek bernama Sularmi Dalno Diharjo (71), warga Desa Bawak, Kecamatan Cawas itu nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di atap.

Diduga, ia mengakhiri hidupnya karena depresi dengan penyakitnya yang tak kunjung sembuh.

Dilansir Tribratanews Polda Jateng,penemuan mayat Sularmi pertama kali diketahui oleh salah satu keluarganya sepulang kerja sekitar pukul 00.30 WIB. Pada saat itu, posisi rumah dalam keadaan gelap gulita. Sementara korban sudah tidak ada di dalam rumah sejak Kamis malam.

Baca Juga :  Kisah Trenyuh Penjual Kembang Tahu Dimyati. Usai Ditipu Bandit, Kini Daganganya Mendadak Laris Manis Selalu Diburu Setelah Diundang Kapolres Kebumen

Akhirnya keluarga lainnya lantas berusaha mencarinya. Seluruh ruangan diperiksa satu per satu, hanya saja keberadaan Sularmi tidak ditemukan. Akhirnya keluarga beralih ke bangunan gudang yang berada di samping rumah.

“Ternyata korban berada di gudang. Namun kondisinya sudah tergantung di bantaran bambu dan terikat seutas tali warna biru. Posisinya sudah meninggal dunia,” kata Kapolsek Cawas AKP Sri Anggono mewakili Kapolres Klaten AKBP Aries Andhi.

Baca Juga :  Tak Hanya ke Kejaksaan, Kepala DPUPR Sragen Juga Dilaporkan ke Polda Jateng. Terkait Indikasi Penyalahgunaan Wewenang dan Jabatan di 5 Proyek Bernilai Miliaran

Dari hasil pemeriksaan petugas medis bersama kepolisian, tidak ada tanda-tanda kekerasan maupun luka yang disengaja pada jasad Sularmi.

Ia diduga nekat mengakhiri hidupnya lantaran depresi dengan penyakitnya yang tak kunjung sembuh. Terlebih lagi saat ini usianya sudah tergolong lanjut usia.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Ia meninggal dunia karena tercekik tali yang terikat di lehernya sendiri,” pungkasnya. Wardoyo