loading...
Loading...
Instagram. Humas Polres Karawang

KARAWANG- Menyusul kasus video mesum Wik Wik Ah Mojang Karawang, pihak sekolah tempat siswi berinisial AR, mengaku sempat menggelar jajak pendapat. Jajak pendapat atau survei dilakukan untuk menanyakan bagaimana respon terhadap AR apakah bertahan atau pindah.

Hal itu diungkapkan salah seorang guru bimbingan konseling (BK) di SMAN favorit tempat AR bersekolah. Ia mengatakan pihaknya sudah meminta keterangan para siswa atas kasus itu.

“Teman-temannya menyesalkan terjadinya video mesum yang kini menyebar itu. Mereka berempati, kasihan terhadap Ar karena mereka sayang ke Ar,” katanya.

Baca Juga :  BPN Serahkan Dugaan Penumpang Gelap Ifthor Akbar 212 pada Kepolisian

Menurut guru itu, pada awalnya teman-teman AR menutupi dan menginginkan video panas itu tidak tersebar luas.

Setelah yang bersangkutan keluar dan mengasingkan diri, guru itu pun membuat survei ke beberapa kelas untuk mengetahui respons siswa lain.

“Saat saya bertanya ke siswa di satu kelas, apakah AR lebih baik bertahan atau keluar dari sekolah ini, hanya satu orang yang menjawab Ar mending keluar,” katanya.

Guru BK ini juga membantah bila para siswa  menonton menggunakan proyektor untuk menyaksikan video panas.

Baca Juga :  KPU Yakin 22 Mei Rekapitulasi Suara Pemilu Kelar

“Enggak bener (lewat proyektor). Masa iya lewat proyektor kaya gitu, masa iya saat siang gelap gitu,” kata dia.

Meski di sejumlah kelas memang tersedia proyektor yang digunakan untuk keperluan belajar mengajar, dia meyakini video panas yang tersebar bukanlah ditonton di proyektor kelas.

Guru yang juga sempat melakukan bimbingan konseling bagi Ar itu mengatakan para siswa menonton video itu di kolong meja kelas.

Ia pun menjelaskan bahwa hanya sebagian siswa bukan satu kelas yang menonton bareng, dan juga menonton video tersebut saat jam istirahat.

Baca Juga :  Kubu Prabowo Minta Jokowi Maafkan Pria yang Ancam Penggal Kepalanya

“Dia itu nonton di bawah meja, kan gelap, nah lalu di rekam lagi, jadi mungkin keliatannya kaya di proyektor,” ujarnya.

www.tribunnews.com

 

 

Loading...