loading...
Loading...
Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menghadiri penandatanganan pakta integritas penerimaan DPA, Rabu (16/1/2019) malam. Foto/Humas Kab

KARANGANYAR- Bupati Karanganyar, Juliyatmono melontarkan peringatan bagi Kelapa OPD, Camat hingga lurah dan Kades yang tidak hadir untuk menerima DPA di rumah dinas Rabu malam (16/01/2019). Bupati mengancam tak akan mencairkan alias  menunda pelaksanaan anggaran di instansi tersebut.

Hal itu disampaikan Juliyatmono pada saat penyerahaan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan menandatanganan pakta integritas.

“Absen hari ini tolong disampaikan ke saya. Yang tidak datang atau diwakilkan, kami akan tunda pelaksanaan semua kegiatan dan saya mengambil tanggung jawab serta resiko tersebut,” papar Juliyatmono.

Baca Juga :  Neno Warisman Sebut Sudah Cium Aroma Kemenangan Prabowo-Sandi. Minta Awasi Potensi Kecurangan Pada 17,5 Juta DPT Ganda 

Orang nomor satu di Karanganyar tersebut hanya menyampaikan pidato sekitar 10 menit. Sebab banyak dari kepala instansi, termasuk kepala desa tidak hadir dalam acara tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada kepala OPD, camat atau kepala desa dan lurah yang tidak hadir dalam acara tersebut.

Baca Juga :  Jelang Coblosan, Wakil Ketua DPD PDIP Jateng Serukan Semua Kader Amankan Suara di TPS! 

“Bahkan, desa yang ditunjuk hari ini untuk hadir namun tidak datang, kemungkinan tidak akan saya realisasikan anggarannya,” imbuhnya.

Acara penandatanganan fakta integritas dan penyerahaan DPA tersebut dimulai sekitar pukul 20.30 WIB. Diawali dengan penandatanganan fakta integritas dari perwakilan kepala OPD, camat, lurah dan Kepala Desa.

Kemudian, dokumen itu diserahkan kepada masing-masing instasi. Selanjutnya, Bupati menyampaikan sambutan yang hanya berlangsung 10 menit. Wardoyo

Baca Juga :  8 Rumah Sakit dan 46 Klinik di Karanganyar Diingatkan Agar Mulai Terapkan Green House
Loading...