JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Survei Terbaru 3 Lembaga Survei Masih Unggulkan Jokowi di Pilpres 2019

pilpres
Ilustrasi

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sedikit berbeda dari survei Litbang Kompas, inilah hasil survei elektabilitas terbaru Jokowi vs Prabowo versi tiga lembaga survei menjelang pelaksanaan Pilpres 2019.

Pilpres 2019 bakal dilakukan pada hari Rabu (17/4/2019). Sekitar tiga minggu lagi perhelatan pesta demokrasi itu digelar.

Sejumlah lembaga survei pun ramai-ramai merilis hasil survei elektabilitas para kandidat Pilpres 2019, yaitu Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Dari berbagai survei, capres petahana, Jokowi masih unggul dari Prabowo dengan selisih elektabilitas bervariasi.

Pun dengan hasil survei yang dirilis masing-masing lembaga. Survei oleh Litbang Kompas baru-baru ini yang membikin tanda tanya, lantaran terjadi penurunan elektabilitas yang cukup signifikan bagi Jokowi.

Berikut hasil survei elektabilitas terbaru Jokowi vs Prabowo versi tiga lembaga survei, jelang pelaksanaan Pilpres 2019:

  1. Indo Barometer

Berdasarkan survei yang dilakukan pada 6-12 Februari 2019, elektabilitas pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin 50,2 persen.

Sementara pasangan calon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 28,9 persen, sehingga selisih elektabilitas keduanya adalah 21,3 persen.

Demikian menurut hasil survei elektabilitas Indo Barometer yang dirilis di Hotel Century Park, Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Survei ini menggunakan simulasi surat suara lengkap dengan foto pasangan calon.

Baca Juga :  Polisi Bekuk 4 Pelaku Penipuan Berkedok Lelang di Instagram, Kaesang Pangarep Nyaris Jadi Korban

Survei Indo Barometer melibatkan 1.200 responden yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan margin of error ssekitar 2,83 persen. Tingkat kepercayaan survei ini sebesar 95 persen.

Adapun, metode penarikan survei menggunakan multistage random sampling. Pembiayaan survei ini oleh internal Indo Barometer.

  1. Vox Populi

Bila versi Indo Barometer, Jokowi-Ma’ruf meraih 50,2 persen, lain halnya dengan hasil elektabilitas pasangan nomor urut 01 itu di hasil survei Vox Populi Research Center.

Elektabilitas Jokowi-Ma’ruf sebesar 54,1 persen, sedangkan elektabilitas Prabowo-Sandiaga 33,6 persen.

Demikian dikatakan Direktur Riset Vox Populi Research Center, Dika Moehamad dalam siaran persnya, Senin (25/3/2019). Menurut Dika, jumlah responden yang memilih tidak tahu/tidak menjawab mencapai 12,3 persen.

Jumlah responden dalam survei ini sebanyak 1.200 orang mewakili 34 provinsi, kemudian dipilih berdasarkan acak bertingkat (multistage random sampling).

Masih menurut Dika, pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka melalui kuisioner.

Survei yang digelar dari tanggal 5 hingga 15 Maret 2019 ini memiliki tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dan margin of error sebesar 2,9 persen.

Dika mengatakan, tingginya selisih elektabilitas antara Jokowi-Ma’ruf dengan Prabowo-Sandiaga disebabkan tingginya kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah.

“Tingginya kepuasan terhadap kinerja pemerintah terkonversi dalam elektabilitas Jokowi yang jauh mengungguli Prabowo-Sandiaga, yakni terpaut 20 persen,” ujar Dika, dikutip dari Kompas.com.

  1. Charta Politika
Baca Juga :  Emak-emak Penggunting Bendera Merah Putih Resmi Ditetapkan sebagai Tersangka, Terancam Hukuman Penjara 5 Tahun atau Denda Rp500 Juta

Jokowi-Ma’ruf sekali lagi unggul dalam hasil survei elektabilitas terbaru yang dirilis Charta Politik.

Menurut Direktur Eksekutif Charta Politik, Yunarto Wijaya elektabilitas Jokowi-Ma’ruf Amin sebesar 53,6 persen, sedangkan Prabowo-Sandi mencapai 35,4 persen.

Sementara itu, sisanya sebanyak 11 persen responden menjawab tidak tahu atau tidak jawab atas pertanyaan seandainya pemilu presiden dan wakil presiden dilaksanakan hari ini, pasangan manakah yang akan dipilih.

Charta Politik juga mencatat, bila dibandingkan survei sebelumnya, kedua pasangan capres dan cawapres mengalami kenaikan suara.

Di survei Januari, Jokowi-Ma’ruf Amin memperoleh 53,3 persen dan Prabowo Subianto-Sandaga Uno mendapat 34,1 persen.

“Jika dilakukan ekstrapolasi, pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin tetap unggul mencapai 60 persen mengungguli Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 39,8 persen,” tambah Yunarto Wijaya.

Untuk diketahui survei nasional preferensi politik masyarakat oleh Charta Politika Indonesia dilakukan pada 1-9 Maret 2019 melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan kuesioner terstruktur.

Jumlah sampel sebanyak 2.000 responden yang tersebar di 34 provinsi.

Survei ini menggunakan metode aacak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error kurang lebih 2,19 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

www.tribunnews.com