loading...
Loading...
Beredarnya foto aksi taruhan 1 hektar tanah dua warga Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, terkait hasil pilpres yang akan digelar Rabu (17/4/2019). Tribunsidrap.com/do henrik

JOGLOSEMARNEWS.COM – Belum lama ini netizen dihebohkan taruhan pilpres 2019 dengan taruhan tanah seluas 1 hektare. Dua orang yang melakukan taruhan tersebut masing-masing pendukung Jokowi dan Prabowo.

Kabar itu menjadi semakin heboh karena ada foto bukti taruhan berupa kwitansi yang diuplod di media sosial.

Namun faktanya ada tujuan tertentu dibalik kenapa warga Desa Empagae, Kecamatan Empagae, Kabupaten Sidrap itu sampai menjadikan lahan tersebut bahan taruhan.

Beredarnya foto aksi taruhan tanah seluas 1 hektare tersebut terkait hasil pilpres yang akan digelar Rabu (17/4/2019) mendatang.

Pada foto itu, terlihat dua lelaki berjabat tangan. Keduanya mengaku pendukung calon presiden 01 dan 02.

Pendukung calon 01, Jokowi-Ma’ruf bernama Hendrik Arhadi. Sedangkan lawannya, Abdul Aziz C pendukung capres 02, Prabowo-Sandiaga.
Hal yang membuat heboh adalah foto insert kwitansi perjanjian taruhan bermaterai Rp 6000 yang ditandangani kedua pihak.

Betulkah perjanjian itu? Atau hanya cari sensasi di minggu “tegang” Pilpres.

Lapangan Desa

Tribun coba mengkonfirmasi kabar yang viral ini di media sosial ini.

“Perjanjiannya betul Pak,” kata Hendrik, warga Desa Empagae, Kecamatan Empagae, sekitar 18 km sebelah timur Pangkajene, Kabupaten Sidrap.

Baca Juga :  Serikat Pekerja PT Pertamina Takut Jika Ahok Jadi Bos Mereka, Ini 2 Alasannya

“Tapi tanahnya itu adalah lapangan desa yang sudah 10 tahun tidak diperhatikan sama pemerintah,” jelas Hendrik yang dikonfirmasi Tribun-Timur.com.

Hendrik adalah wirausahawan sektor pertanian. Usianya 30 tahun, sudah menikah dan punya dua anak yang masih di bangku TK.

Hendrik terdaftar sebagai pemilih di TPS 03, Desa Empagae, Sidrap.

Sedangkan, Abdul Aziz C terdaftar di TPS 02 desa yang sama.

Lawan tanding “taruhan” Hendrik adalah pamannya sendiri, Abdul Aziz C.

Si paman berusia 39 tahun dan memiliki 4 anak, yang tertua sudah di tahun akhir sekolah dasar.

Seperti keponakan, sang paman juga petani sawah tadah hujan dan irigasi.

“Yang kacamata riben itu adalah adik kandungnya ibuku,” kata Hendrik melalui sambungan telepon, Senin (15/4/2019) petang.

Baca: Permintaan Rocky Gerung Sehari Jelang Pilpres 2019 dan Foto-fotonya Bareng Presiden VI RI SBY

Baca: Hasil Quick Count atau Hitung Cepat Pilpres 2019 Diketahui 15.00 WIB, Ini Profil Litbang Kompas

Baca: Beredar Hasil Exit Poll Pilpres 2019 di Luar Negeri, Fakta atau Hoax? Baca Penjelasan KPU

Baca Juga :  Pilot Pingsan, Pesawat Batik Air Jakarta-Kupang Mendarat Darurat di Bandara El Tari

Fakta Dibalik Taruhan

Hendrik menceritakan inisiatif foto taruhan pilpres itu, Senin (15/4/2019) pagi.

“Kebetulan lapangannya dekat rumahji jadi kami langsung foto dan beli materai, baru diupload di FB (Facebook),” ujar Hendrik.

Ternyata, setelah diupload habis salat Azhar, foto itu sudah viral. Di akun Facebook pamannya, hingga pukul 19.00 wita, sudah dishare lebih 200 kali.

Hendrik menjelaskan motifnya mengunggah foto taruhan itu, agar pemerintah dan presiden yang kelak terpilih menjadikan lapangan sepak bola ini pusat aktivitas warga.

“Susah 10 tahun kami ajukan proposal ke kepala desa, pak camat, pak bupati, dan caleg DPR, tapi sampai sekarang rumputnya masih tinggi,” ujar Hendrik.

Saat Hendrik masih SD hingga SMP, tanah lapangan yang kini jadi area gembala ternak sapi dan kambing itu, jadi pusat olah raga anak muda.

Dia dan pamannya berharap, jika Jokowi atau Prabowo kelak terpilih, bisa memprogramkan perbaikan lapangan sepak bola tingkat desa.

“Jangan anak muda nanti hanya tahu main mobile legend dan PS 4 tapi tidak tahu main bola asli,” katanya.

www.tribunnews.com

Loading...