loading...

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Universitas Sahid Surakarta menggelar upacara pengambilan sumpah profesi terhadap 17 ners (mahasiswa perawat).

Acara tersebut berlangsung di auditorium kampus setempat, Selasa (30/4/2019) lalu.

Rektor Universitas Sahid Surakarta, Dr. Ir. Mohamad Harisudin, M.Si dalam sambutannya mengatakan, perawat merupakan profesi yang menjanjikan.

“Dalam arti, lapangan kerja masih tersedia dengan luas. Mengapa, karena pada hakekatnya, setiap  manusia butuh hidup sehat,” ujarnya.

Dikatakan, kesadaran masyarakat akan hidup sehat memang semakin tinggi. Dan sakit adalah sesuatu yang membutuhkan penanganan tersendiri.

“Di sinilah peran perawat dibutuhkan,” bebernya.

Baca Juga :  Cegah Corona, Warga Petoran RW 06 Jebres Lakukan Penyemprotan Mandiri

Lebih lanjut dia mengatakan, permintaan akan tenaga perawat, terutama di negara-negara maju terus meningkat. Di antaranya adalah kawasan Timur Tengah dan Asia Timur.

“Sayangnya, kebutuhan akan tenaga perawat masih didominasi negara lain, bukan Indonesia, utamanya Philipina,”  ujarnya.

Haris menambahkan, tenaga kerja Indonesia memiliki kelebihan yang seharusnya bisa memiliki peluang lebih dibanding negara lain.

Kelebihan tersebut antara lain adalah karakter yang khas, yakni sifat ramah dan murah senyum, serta kepedulian sosialnya yang tinggi.

Namun untuk bisa bersaing di bursa tenaga kerja global, tidak cukup dengan modal ramah dan tingkat kepedulian tinggi.

Baca Juga :  SMK Kesehatan Mandala Bhakti Solo Lakukan Penyemprotan Disinfektan

“Selain profesionalitas, kompetensi terutama dalam penguasaan Bahasa asing harus ditingkatkan,” tutupnya. A. Setiawan