loading...
Loading...

MAKASSAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tak mampu menguasai rasa cemburunya, HD (35) membunuh anak kandungnya, Enjel yang masih berusia lima bulan dengan cara dicekik dan diputar kepalanya.

Oleh kesigapan  petugas, HD warga Dusun Lajang, Desa Lewandi, Kecamatan Walenrang Barat, Kabupaten Luwu itu berhasil diringkus polisi, Rabu (31/7/2019).

Pelaku dibekuk oleh pihak Polsek Walenrang dibantu Buser Sat Reskrim Polres Luwu. Sebelumnya, pada hari Senin (29/7/2019) sekitar pukul 10.00 Wita, HD melakukan pembunuhan terhadap anaknya sendiri.

“Motif pembunuhan diakibatkan rasa cemburu terhadap istrinya (Sita) yang ia duga telah berselingkuh dengan lelaki lain,” kata Kapolsek Walenrang, AKP Rafly, saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp, Rabu (31/7/2019).

Pada hari yang sama, sekitar pukul 18.00 WITA, pelaku kembali mengamuk dan membakar rumah milik seorang warga bernama Pati (50) hingga rumah tersebut habis terbakar dan rata dengan tanah.

Baca Juga :  Wapres Ma'ruf Amin Hadiri Penutupan Munas Golkar, Dari Gegeran Menjadi Ger Geran

 

“Pelaku membakar rumah milik Pati, karena sering ditegur oleh Pati dengan alasan selalu ribut dan mengganggu tetangga, sehingga dia mengamuk dan langsung membakar rumah,” ujarnya.

Sebelumnya, pelaku pada Minggu (28/7/2019) melakukan penganiayaan terhadap Samma (60) ibu pelaku ketika dia berniat memukul istrinya bernama Sita dengan sebatang Bambu.

Namun, tindakan itu dihalangi oleh Ibu pelaku dan mengenai lengan tangan kanan korban hingga mengalami patah tulang. Kejadian yang terjadi sejak Minggu dan Senin baru dilaporkan oleh Sekretaris Desa Lewandi bernama Intang (50), Selasa pagi (30/7/2019).

Baca Juga :  Da'i Perlu Bersertifikat, ini Alasan Ma'ruf Amin

Setelah mendapat laporan tersebut, petugas mendatangi lokasi  ayah bunuh anak itu, yang letaknya berada jauh dari ibu kota dan aksesnya cukup sulit.

Petugas pun tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 Wita, sore hari dan langsung menangkap pelaku. Kini pelaku diamankan di Mapolsek Walenrang untuk menjalani serangkaian pemeriksaan.

www.teras.id

Loading...