JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Ini Prediksi Puncak Kemarau di Wonogiri. Jangan Lakukan Hal Ini Agar Tak Picu Longsor

Pemadaman kebakaran hutan di Manyaran Wonogiri.
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Pemadaman kebakaran hutan di Manyaran Wonogiri.

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri, Bambang Haryanto, menegaskan, puncak musim kemarau diperkirakan terjadi Agustus-September. Warga diminta tidak melakukan hal-hal berikut ini.

Bambang, Senin (12/8/2019) mengatakan, musim kemarau masih berlangsung. Diperkirakan puncaknya sesuai info BMKG adalah Agustus hingga September.

Baca Juga :  Miris Oknum Guru PNS Giriwoyo Wonogiri Justru Berdoa Minta Wilayahnya Terpapar COVID-19

“Dimohon perhatian kepada semua untuk hati-hati tidak membuang puntung rokok dan atau membakar ranting atau dedaunan pohon yang berada di lahan pekarangan maupun tegalan,” kata dia.

Warga juga diminta tidak membakar sampah di lingkungan. Pasalnya berpotensi bisa menyebar ke lahan hutan rakyat, hutan negara maupun permukiman.

Baca Juga :  Ini Penyebab Proses Belajar Mengajar di Lingkungan Pondok Pesantren di Wonogiri Dihentikan Sementara

“Dampak lainnya memicu rekahan pada tanah dan berpotensi longsor saat musim hujan,” sebut dia. Aria