loading...
AKBP Arif Budiman. Foto/Wardoyo

JEPARA, JOGLOSEMARNEWS.COM Wafatnya ulama besar KH Maimoen Zubair Selasa (06/08/2019) membawa duka bagi rakyat Indonesia dan umat muslim. Tak terkecuali, bagi masyarakat Jepara.

Sosok Mbah Moen yang notabene pemimpin di Pondok Pesantren Al Anwar di Sarang,  Rembang, Jawa Tengah wafat di Mekah.

“Beliau dalam keseharian juga dikenal sangat merakyat. Membuka hati kepada semua golongan masyarakat maupun pejabat pemerintah serta dakwah – dahwah dari beliau sangat ditunggu oleh seluruh umat muslim karena sangat menyejukkan hati,” papar Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman.

Baca Juga :  Gubernur Ganjar Akui Sudah Terima Panduan New Normal. Tahap Pertama Instansi Pemerintahan, Pengunjung Paragon Mall Dilarang Masuk Tanpa Masker

Mendapatkan kabar meninggalnya Mbah Maimoen Zubair, Polres Jepara dan masyarakat sekitar langsung menggelar salat gaib.

Salat gaib digelar usai Shalat Dhuhur, dipimpin imam Ketua Pengurus Cabang NU Kabupaten Jepara, KH. Hayatun Abdullah Hadziq.

Baca Juga :  60 Pedagang dan Pengunjung di Pasar Mandiraja Banjarnegara Dirapid Test. Total Kasus Covid-19 Banjarnegara Ada 38 Pasien Positif, 11 Reaktif Rapid Test

Anggota Polres Jepara dan masyarakat sekitar Polres Jepara mendoakan Mbah Moen.

“Kami Keluarga Besar Polres Jepara mengucapkan duka yang mendalam atas meninggalnya KH. Maimoen Zubair. Semoga segala kebaikan diberikan oleh Allah SWT kepada Almarhum dan untuk keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tutur Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman. Wardoyo