loading...
Loading...
Kapolresta Solo saat menggelar konferensi pers penangkapan penjual miras oplosan maut. Foto/Humas Polda

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM– Polresta Surakarta menangkap seorang penjual minuman keras (miras) oplosan, SS. Miras oplosan yang dia jual diduga telah menewaskan lima orang warga Solo, Sukoharjo, dan Karanganyar.

“Sudah ditangkap kemarin (Rabu, 11/9/2019). Ditangkap di kawasan Jebres,” kata Kapolresta Surakarta AKBP Andy Rifai Jumat (13/9/2019) dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Seperti diketahui, lima sekawan tersebut secara bersama-sama meminum miras di tepi Bengawan Solo, Kelurahan Sewu, Jebres, Solo, Senin (9/9/2019). Satu per satu korban tewas pada Selasa hingga Rabu kemarin.

Baca Juga :  Digeruduk Puluhan Polisi, Kasdim Batang Serukan Jangan Mau Diadu Domba

Menurut Kapolresta Surakarta, SS memang mengoplos miras sendiri. Dia menjualnya kepada salah satu korban, yang kemudian diminum oleh enam orang.

“Dia mengoplos miras dengan berbagai macam minuman. Lalu dibeli oleh salah satu korban dan diminum bersama-sama di tepi sungai,” ujar dia.

Baca Juga :  Diikuti Seluruh Unsur Warga, Kirab Budaya Kelurahan Karangasem Laweyan Solo Meriah

Polisi kemudian mendapatkan informasi dari korban yang masih hidup. SS kini masih dalam pemeriksaan Satreskrim Polresta Surakarta.

“Untuk sementara masih kami dalami dulu,” kata Kapolresta Surakarta.

Adapun dari lima orang korban, dua orang meninggal terlebih dahulu, yakni Budiyono alias Ateng dan Agimailanto. Mereka merupakan warga Sangkrah, Pasar Kliwon, Solo.

Baca Juga :  Jadi Biang Kebakaran Hutan, 2 Pemburu Landak di Tegal Ditangkap Polisi dan Dijebloskan ke Penjara 

Kemudian tiga orang lainnya, Joko Semedi, Iput, dan Klowor, meninggal pada Selasa malam pada Rabu. Joko dan Klowor merupakan warga Mojolaban, Sukoharjo, sedangkan Iput adalah warga Jaten, Karanganyar.

Polisi telah mengecek langsung ke lokasi tepi Bengawan Solo dan rumah korban. Polisi membawa botol minuman bekas yang diduga sebagai wadah miras oplosan yang mereka minum. JSnews

Loading...