JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Money Politic Pilkades Sragen Kian Jor-Joran, Satgas Dinilai Bagai Macan Ompong!

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati bersama Forkompida saat mengukuhkan Satgas Anti Money Politic Pilkades semua desa se-Eks Kawedanan Gemolong di Gedung IPHI Gemolong, Senin (9/9/2019). Foto/Wardoyo
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati bersama Forkompida saat mengukuhkan Satgas Anti Money Politic Pilkades semua desa se-Eks Kawedanan Gemolong di Gedung IPHI Gemolong, Senin (9/9/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Maraknya praktik money politic dan merasuknya botoh, menuai keprihatinan dari masyarakat dan politisi di Sragen. Mereka menilai fenomena maraknya politik uang di Pilkades itu dinilai kontradiktif dengan semangat Pemkab dalam memerangi money politik dengan Satgas Anti Money Politics.

Bahkan mereka menuding keberadaan Satgas hanya ibarat macan ompong yang tak punya taring.

“Iya, sia-sia saja buat Satgas kalau faktanya money politik masih marak. Ini malah makin tambah parah. Kalau boleh menilai, sepertinya hanya buang-buang energi,” papar tokoh masyarakat asal Masaran, Sragen, Suyadi Kurniawan, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Rabu (25/9/2019).

Baca Juga :  Maut di Hari Kemerdekaan RI, Warga Karanganyar Tewas Kecelakaan di Sragen

Senada, penilaian serupa juga dilontarkan Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD Sragen, Sugiyamto.

Ia mengatakan sebenarnya pihaknya mengapresiasi itikad baik bupati membentuk satgas anti money politic menjelang pilkades. Namun dalam pelaksanaanya kinerja satgas tidak optimal.

“Inisiatif bupati membentuk satgas itu bagus, tetapi tidak efektif dilapangan,” kata Sugiyamto Rabu (25/9/2019).

Pihaknya menilai saat ini mayoritas desa yang menggelar pilkades ada kejadian money politics. Dengan demikian satgas bentukan bupati ini tidak efektif. Karena mayoritas calon melakukan money politic.

”Ini karena satgas tidak ada tajinya,” tukasnya.

Baca Juga :  APBD-P Sragen 2022 Digedok 31 Agustus, Proyek Bisa Mulai Bulan Depan. Ketua DPRD: Lebih Cepat Lebih Baik!

Politisi senior PDIP itu menegaskan pendapatnya ini bukan berdasarkan banyaknya laporan yang masuk dan ditindaklanjuti.

Namun fakta di lapangan bahwa money politic tetap berjalan. Sebelumnya, sejumlah masyarakat dari beberapa wilayah mengungkap masih banyaknya praktik sogokan dan amplopan menjelang Pilkades.

Bukannya mereda, namun menjelang coblosan yang akan digelar Kamis (26/9/2019) besok, praktik serangan tembakan Pilkades masih gencar terjadi.

Kehadiran tim Satgas Anti Money Politik yang digalang Pemkab dari kabupaten, kecamatan hingga desa, seolah tak mempan.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com