JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Rusuh Papua, 17 Warga Karanganyar Masih Terkatung Menunggu Kepulangan. Dinsos Janji Beri Jatah Hidup Bagi 40 Warga Yang Sudah Kembali 

Ilustrasi pengungsi
Ilustrasi pengungsi

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Sebanyak 17 warga Karanganyar yang berada di Wamena Papua hingga kini masih terkatung-katung. Mereka masih menunggu kepastian untuk bisa pulang ke kampung halaman menyusul dampak kerusuhan yang terjadi di Wamena dan Papua beberapa waktu lalu.

Kepala Dinsos Karanganayar, Agus Hery Bindarto, menjelaskan, sampai saat ini, sebanyak 21 KK atau sekitar 40 orang warga terdampak kerusuhan Papua yang telah kembali ke Karanganyar.

Baca Juga :  Waspada, Pandemi Covid-19 Jadi Waktu Emas Pelaku Peredaran Narkoba. Tawarkan Narkoba Pakai Media Ini, Tim P4GN Karanganyar Mulai Gerilya ke 177 Desa!

Sementara masih ada 17 warga yang  bertahan di Wamena. Dinsos masih terus melakukan pendataan, apakah mereka akan kembali ke Wamena, atau tetap berada di Karanganyar.

“Bagi yang ingin kembali ke Wamena, Pemkab Karanganyar akan tetap memfasilitasi,” paparnya kepada wartawan, Selasa (22/10/2019).

Baca Juga :  Kabar Buruk, Dihantam Covid-19, Penerimaan APBD Karanganyar Tahun Depan Anjlok Rp 110 Miliar!

Agus menguraikan bagi mereka yang tidak ingin kembali ke Wamena, akan diberikan keterampilan kerja.

“Mereka juga diberikan jatah hidup serta menanggung kebutuhan pendidikan bagi anak mereka yang masih sekolah,” terangnya.

Ia menegaskan secara prinsip, Pemkab Karanganyar tetap akan memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan mereka. Wardoyo