JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Andi Widjajanto Disebut-sebut Bakal Ditunjuk Jadi Wakil Moeldoko

Tribunnews

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal menghadirkan satu pejabat baru di lingkarannya, yakni Wakil Kepala Staf Presiden (KSP).

Informasi yang berkembang menyebutkan,
mantan Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto yang dikabarkan akan menduduki posisi wakil kepala staf kepresidenan, mendampingi Moeldoko yang kini menjabat kepala staf kepresidenan.

Ketika dikonfirmasi hal tersebut ke Istana, Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman tidak membantah dan meminta semua pihak untuk menunggu sampai dilantik oleh Presiden Joko Widodo.

“Kita tunggu sampai pelantikan,” ujar Fadjroel di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (26/12/2019).

Fadjroel pun belum dapat memastikan, kapan wakil kepala staf kepresidenan akan dilantik karena masih dalam proses di Sekretaris Negara Pratikno.

“Sedang diproses, mengenai waktu dan kepentingannya karena seperti juga pada Perpres ada wakil menteri. Itu juga tergantung kepada keperluannya yang akan digunakan,” paparnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, jabatan wakil kepala staf kepresidenan setingkat dengan wakil menteri Kabinet Indonesia Maju.

“Berarti akan diangkat langsung oleh presiden, sebagaimana halnya oleh pengangkatan wakil menteri,” ucap Fadjroel.

Presiden Jokowi telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 83 Tahun 2019 tentang Kantor Staf Presiden.

Dalam Perpres tersebut, Kantor Staf Presiden (KSP) akan ada wakil untuk mendampingi Moeldoko.

Sebelumnya, Moeldoko mengatakan, wakil kepala staf kepresidenan sangat dibutuhkan seiring tugas di KSP pada periode kedua Presiden Jokowi, bertambah satu yaitu delivery unit.

Tugas delivery unit adalah menerjemahkan program presiden dan kemudian dibuat konsep besarnya. Konsep tersebut akan dieksekusi menteri atau kepala lembaga terkait.

“Yang dimaksud delivery unit itu seperti ini, Presiden nanti punya program Kartu Pra-kerja. Beliau kan hanya menyampaikan, tapi bentuknya, desain, besarnya Kartu Pra-kerja sampai bisa dioperasionalkan siapa yang mengawal? Itulah salah satu tugas delivery unit,” kata Moeldoko di kantornya, Jakarta , Rabu (16/10/2019).

“Jadi nanti wakil kepala staf lebih ke delivery unit, kepala staf lebih ke policynya (kebijakan). Akan kami bagi seperti itu nanti,” sambungnya.

www.tribunnews.com

Baca Juga :  Usulan Penundaan Pilkada 2020 Menguat, Mahfud MD: Presiden Sudah Dengar Semua Masukan