loading...
Loading...
Bupati Wonogiri, Joko Sutopo

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Bupati Wonogiri Joko Sutopo. memberikan perhatian khusus terhadap kasus dugaan pencabulan di Kecamatan Eromoko.

Pria yang akrab disapa Jekek itu menegaskan telah menerjunkan tim dengan koordinator Dinas Pengendalian Penduduk KB dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A). Tim telah memberikan pendampingan terhadap korban.

“Proses selanjutnya pemerintah menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian,” jelas Bupati, Selasa (10/12/2019).

Menurut Jekek, setelah mendapat informasi, tim langsung melakukan investigasi dan pendekatan-pendekatan. Tim juga melakukan pendampingan, seperti mulai dari visum, terapi dan konseling.
Dia berujar, aspek sosial melalui pendampingan dan seterusnya terpenuhi. Kemudian barulah langkah hukum.

Baca Juga :  Selamat Buat Rutan Kelas II B Wonogiri yang Sukses Raih WBK 2019, Targetkan WBBM 2020. Akhirnya Jadi Rujukan Satker Lain

“Satu langkah awal yang kita selamatkan adalah korban .Setelah ini tertangani, barulah polisi yang bertindak dan saat ini kasus tersebut sudah ditangani Polres sesuai regulasi yang berlaku,” tandasnya.

Terkait penanggulangan kasus asusila, Bupati mengaku belum memiliki resep khusus. Namun demikian, angka kasus asusila di Wonogiri saat ini diklaim mengalami penurunan.

“Hal-hal seperti inilah, saya sebagai pribadi belum punya resep untuk menanggulanginya dan memang memerlukan energi khusus dan memang sangat repot,” sebut dia.

Menurut Bupati Wonogiri, secara statistik, angka kasus asusila di wilayahnya saat ini mengalami penurunan yang cukup drastis.

Kepala Dinas PPKBP3A Wonogiri Setyarini menyebut, kasus asusila yang telah ditangani tahun ini tercatat ada 25 kasus. Jumlah tersebut sudah termasuk kasus persetubuhan anak di Kecamatan Eromoko dan menurun dibandingkan tahun lalu. Di dalamnya ada kasus KDRT, penelantaran anak dan pelecehan seksual. Aria

Loading...