JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Marak Pungutan Berkedok Sumbangan Sekolah, Dinas Pendidikan Purbalingga Didemo

Foto/Humas Polda
Foto/Humas Polda

PURBALINGGA, JOGLOSEMARNEWS.COM Puluhan polisi dari Polres Purbalingga mengamankan aksi unjuk rasa dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purbalingga, Kamis (19/12/2019).

Massa dari LSM GMBI menyampaikan aspirasi terkait penolakan maraknya pungutan dan atau sumbangan yang dilakukan oleh satuan pendidikan penyelenggara pendidikan dasar sembilan tahun (SD/SMP).

Hadir mengikuti unjuk rasa sekitar 60 orang anggota LSM GMBI yang datang menggunakan sejumlah kendaraan roda empat.

Baca Juga :  BPIP Cermati Gaya Khas Ganjar saat Berikan Edukasi Ideologi Pancasila.

Kasat Sabhara Polres Purbalingga Iptu Wartono yang memimpin pengamanan mengatakan pada hari ini kami mengamankan aksi unjuk rasa dari LSM GMBI.

Dalam pengamanan diterjunkan sekitar 50 personel yang terdiri dari personel dari Polres Purbalingga dan Polsek Purbalingga dibantu personel dari TNI, Satpol-PP dan Dinas Perhubungan.

“Pengamanan dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur. Kita tempatkan personel baik di luar maupun di dalam kantor Dindikbud. Hal itu untuk menjamin kegiatan unjuk rasa berjalan aman dan tertib.,” ucapnya.

Baca Juga :  Terima Kunjungan Pejabat Bank Indonesia, Bupati Koko Tegaskan Dukung Penggunaan Uang Digital

Dalam pelaksanaan unjuk rasa, massa berorasi dan memajang sejumlah spanduk berisi berbagai tulisan. Dibacakan juga pernyataan sikap dan tuntutan terkait materi unjuk rasa.

LSelanjutnya, perwakilan peserta unjuk rasa diperbolehkan masuk untuk beraudiensi dengan pihak Kepala Dindikbud Kabupaten Purbalingga.

Setelah beraudiensi dan mendengarkan jawaban dari Kepala Dindikbud PurbaIingga, perwakilan LSM GMBI keluar ruang rapat menuju ke massa lain yang masih berkumpul di luar kantor. Kemudian para peserta unjuk rasa membubarkan diri dengan tertib. JSnews