loading...

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Seringnya Menteri Pertahanan Prabowo Subianto pergi keluar negeri, memunculkan komentar monor dari maasyarakat.

Namun demikian, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tetap memberikan pembelaan kepada  Prabowo dalam soal tersebut.

Jokowi mengatakan, Prabowo ke luar negeri bukan untuk jalan-jalan, melainkan tugas negara.

“Jadi kalau ada yang mempertanyakan, Pak Menhan pergi ke sebuah negara, itu adalah dalam rangka diplomasi pertahanan, bukan sekadar jalan-jalan,” kata Jokowi saat membuka Rapat Pimpinan Kementerian Pertahanan, TNI, dan Polri di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Baca Juga :  Penghentian Penyelidikan 36 Kasus di KPK Tanpa Sepengetahuan Dewan Pengawas

Menurut Jokowi, para pengkritik Prabowo itu adalah orang yang tidak mengerti diplomasi pertahanan.

Jokowi menjelaskan kunjungan Prabowo ke sejumlah negara juga untuk melihat persenjataan yang bisa Indonesia beli.

“Bagus atau tidak bagus, bisa digunakan atau tidak bisa digunakan, semuanya dicek,” kata dia.

Menurut Jokowi, kunjungan kerja Prabowo ke luar negeri itu atas persetujuannya.

“Itu sudah kami diskusikan dengan Pak Menhan, tidak sekali dua kali, Banyak nih yang gak tau,” ujarnya.

Kritik terhadap kunjungan ke luar negeri Prabowo ini disampaikan oleh Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera Mardani Ali Sera.

Baca Juga :  Tersangka Kasus Narkoba, Vitalia Sesha Huni Tahanan

Menurut Mardani, aktivitas Prabowo ini tidak seperti arahan Jokowi dalam pidato tahunannya 16 Agustus 2019.

Saat itu, kata dia, Jokowi minta para menteri meminimalisir berpergian ke luar negeri.

www.tempo.co